Gunung Agung Terkini

Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Agung Meningkat Lagi, Begini Analisis PVMBG

Maha Giri Tohlangkir (Gunung Agung) mengalami peningkatan kegempaan vulkanik sejak tiga hari terakhir.

Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Agung Meningkat Lagi, Begini Analisis PVMBG
Istimewa
Gunung Agung, Kamis (14/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Maha Giri Tohlangkir (Gunung Agung) mengalami peningkatan kegempaan vulkanik sejak tiga hari terakhir.

Meski belum sebesar dulu, gempa vulkanik ini bisa berpotensi terjadi erupsi. Masyarakat tetap diminta untuk waspada.

"Dalam tiga hari terakhir ini sedikit ada peningkatn gempa vulkanik. Ada peningkatan tapi belum sebesar yang dulu. Gempa vulkanik ini bisa berpotensi terjadi erupsi," ujar Kepala Sub Bidang Mitigasi Pengamatan Gunung Api Wilayah Timur, PVMBG, Devy Kamil Syahbana, Minggu (16/9).

Data dihimpun dari Magma VAR, kemarin periode pukul 00.00-12.00 Wita, hembusan terjadi 2 kali, vulkanik dangkal sebanyak 3 kali, vulkanik dalam 1 kali, tektonik lokal 3 kali, dan tektonik jauh 3 kali. Rata-rata amplitudo 6-22  mm, serta durasi  30-62 detik.

Meningkatnya kegempaan vulkanik mengindikasikan ada peningkatan pergerakan magma ke permukaan, tapi jumlah masih belum besar.

Jumlah magma di perut Gunung Agung masih di bawah 1 juta meter kubik. Lava  sekitar 25 juta meter kubik.

Kemungkinan penuhnya kawah oleh material lava dalam waktu singkat masih rendah. Ini lantaran laju efusi lava masih lambat.

Aktivitas Gunung dalam kondisi yang berkembang dan belum stabil. Dengan ini, kata Devy, kemungkinan terjadi erupsi masih tinggi.

Selain itu, deformasi juga mengalami inflasi  meski kecil. warga yang tinggal di radius empat kilometer dari puncak Gunung Agung tetap harus waspada.

Gunung api terbesar di Bali ini mengalami erupsi terakhir yakni 27 Juli 2018, sebelum bencana gempa Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB).

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved