Guru Bergaji Rp 300 Ribu Per Bulan Ini, Hanya Berharap Tak Ada Nepotisme Soal PPPK

Dengan PP tersebut, diharapkan jadi penyemangat bagi guru tenaga honorer, termasuk yang sudah mengabdi puluhan tahun di Kabupaten Gianyar.

Guru Bergaji Rp 300 Ribu Per Bulan Ini, Hanya Berharap Tak Ada Nepotisme Soal PPPK
net

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pemerintah memberi angin segar pada guru tengaha honorer.

Dalam waktu dekat ini, pemerintah akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang, Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dengan PP tersebut, diharapkan menjadi penyemangat bagi guru tenaga honorer dan kesehatan, termasuk yang sudah mengabdi puluhan tahun di Kabupaten Gianyar.

Berstatus sebagai tenaga honorer, khususnya di bidang pendidikan, diakui seorang suru honorer di SDN 4 Sayan, Desak Made Sri Mahadewi (32), sangat tidak menentut.

Tugas yang diemban lebih berat ketimbang penghasilan yang didapatkan mereka, hanya Rp 300 ribu per bulan.

Belum lagi diberi kepercayaan sebagai wali kelas, Desak Made Sri Mahadewi tetap berusa memberi yang terbaik dalam pengambdiannya membangun anak bangsa.

Mahadewi mengakui, anatara tugas dan honor yang diterima tidak sepadan.

Terkadang dalam hari-hari tertentu atau adanya insiden yang membutuhkan biaya, dirinya dibantu menggunakan uang pribadi guru-guru PNS di sekolah tempatnya mengabdi.

Terkait PPPK yang saat ini digodok pemerintah pusat, pihaknya berharap hal tersebut segera terealisasi.

Dia berharap peraturan ini berlaku adil terhadap tenaga honorer, dan pengawasan ketat dari pemerintah agar tidak ada praktik nepotisme.

“Ini bagus, karena pemerintah mulai memperhatikan honorer. Kalau bisa, dalam perekrutan PPPK ini, yang dilihat seberapa lama dia mengabdi. Tapi, harud diawasai agar tidak terjadi praktik nepotisme. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved