CPNS 2018

Empat Alasan Bangli Tidak Membuka Rekrutmen CPNS Tahun 2018, Begini Alasan Gianyar 

Ditundanya perekrutan CPNS untuk wilayah Bangli pada tahun 2018 ini, tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kalangan masyarakat.

Empat Alasan Bangli Tidak Membuka Rekrutmen CPNS Tahun 2018, Begini Alasan Gianyar 
Tribun Bali/M. Fredey Mercury
Bupati Bangli, I Made Gianyar ditemui Senin (24/9/2018). 


TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Ditundanya perekrutan CPNS untuk wilayah Bangli pada tahun 2018 ini, tentunya menjadi pertanyaan besar bagi kalangan masyarakat.

Terlebih diketahui, Kabupaten ini telah mendapatkan jatah formasi sebanyak 226, yang terdiri dari 92 tenaga kesehatan, dan 134 tenaga guru.

Sebelumnya, penundaan rekrutmen CPNS di Bangli telah diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM), Ni Putu Koesalireni seminggu lalu, bahwa ditundanya perekrutan CPNS Bangli tahun 2018 ke 2019, lantaran tidak dianggarkan perekrutan CPNS pada anggaran tahun berjalan.

Namun demikian, beredar pula kabar yang menyebutkan ditundanya perekrutan CPNS di Bangli, lantaran pemerintah setempat ingin perekrutan mengkhusus pada warga lokal Bangli.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangli I Made Gianyar, Senin (24/9) menyebutkan empat landasan yang mendasari pihaknya mengambil keputusan untuk menunda perekrutan, meski pemerintah pusat telah memberikan formasi CPNS sesuai dengan jumlah yang diajukan pemerintah kabupaten.

katanya, alasan pertama yakni soal anggaran, dimana pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah pusat memberlakukan moratorium.

Sehingga daerah belum menganggarkan kembali pengadaan, maupun seleksi pegawai utamanya pada APBD 2018.

Terlebih menurutnya, anggaran rekrutmen cenderung tinggi. Mulai dari seleksi hingga hingga masa pra-jabatan saja, per orang membutuhkan anggaran yang ditaksir mencapai Rp. 50 juta.

“Jika akan menganggarkan, kondisi keuangan kami masih devisit lantaran utang daerah atas kegiatan hotmix, sehingga belum ada anggaran. Misalkan diberikan ruang di (APBD) Perubahan, kegiatan ini sudah lebih dulu dilaksanakan. Sedangkan konsepsi pelaksanaan anggaran, tidak boleh dulu melakukan kegiatan sebelum ada anggaran,” jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help