Weda Jagir Pantang Menyerah Geluti Bisnis Printing Advertising

Nama Jagir Bali Advertising sudah tak asing lagi di dunia jasa reklame dan sejenisnya di Bali

Weda Jagir Pantang Menyerah Geluti Bisnis Printing Advertising

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA- I Gede Agus Weda Wiguna atau yang akrab disapa Weda Jagir ini tak pantang menyerah menggeluti bisnis Printing Advertising.

Mungkin, nama Bali Advertising'>Jagir Bali Advertising  sudah tak asing lagi di dunia jasa reklame dan sejenisnya di Bali. Usaha yang sudah berpengalaman lebih dari sepuluh tahun ini, telah mahir di bidang perusahaan periklanan baik outdoor (luar ruangan) maupun indoor (dalam ruangan) yang didukung dengan managemen sumber daya manusia (SDM) yang berkemampuan tinggi, bagian sablon, bagian acrylic dan konstruksi billboard.

Jagir juga menangani menangani pekerjaan dengan hati-hati dan cermat, sehingga hasilnya akan memuaskan perusahaan anda. Sebagai perusahaan periklanan yang berpengalaman, kami memberikan perhatian penuh pada kualitas pelayanan untuk semuaclient. Dan tentu saja dengan harga yang terjangkau.

Selain billboard, Jagir juga menyediakan berbagai macam jasa pemasangan reklame seperti billboard, neonbox, baliho, spanduk, umbul-umbul, branding toko / mobil, papan tanda acrylic, sign board, percetakan, Graphic dan Web design dan pengadaan T-shirt (aneka kaos).

Jagir juga melayani produk percetakan seperti brosur, flyer, poster, digital printing, dll. Dan juga melayani produk produk LAS seperti Pagar, Teralis, Railling Tangga, Kanopi, dll. Jagir membantu anda bagi yang ingin mengunakan jasanya dalam menangani semua iklan outdoor di seluruh Bali dan mendukung ide promosi client (pelanggan).

Meski masih muda usaha yang dijalankannya ini membuat namanya sangat dikenal di berbagai kalangan mulai dari politisi, pengusaha, pemerintahan, dunia entertainment bahkan hingga masyarakat sipil. Meski tergolong pengusaha muda yang sukses Weda Jagir tetap menjadi pribadi sederhana yang tak pernah memilih dalam bergaul.

Mengawali usahanya di 2006, pria bertato namun sedikit bicara ini tidak memiliki keraguan sedikitpun untuk memulai karir dan bisnis di dunia Advertising. Apalagi pada zaman itu jumlah kreator yang bergerak di bidang jasa reklame masih bisa dihitung dengan jari. Artinya untuk bisnis printing dan advertising ini bisa dibilang masih minim. Selain itu pada zaman itu baliho masih bisa terpasang bebas di berbagai sudut kota untuk menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat yang membacanya. Tapi saat ini semua mulai dibatasi dengan aturan sehingga ruang gerak pun mulai sedikit terbatas.

“Saya tetap bertahan di bisnis yang saya rintis dari nol ini, saya yakin meski semua berpeluang untuk mempunyai usaha yang sama namun yang namanya selera apalagi nilai seni pasti masing-masing punya poin. Buat saya yang penting tetap jaga kualitas dan profesional pasti orang tetap akan pakai jasa kami,” ungkap pria yang juga hobi otomotif ini.

Selain itu, usaha yang digelutinya saat ini mendapat dukungan penuh dari istri tercinta Eka Dwi Yanthi, sehingga usahanya kini terus berkembang pesat. Pada saat-saat tertentu biasanya selalu banyak dimanfaatkan seperti Pemilu, Pilkada, event-event besar, konser musik dan acara lainnya. Dimana ia selalu berusaha menjual ide kreatifnya dalam sebuah karya yang diharapkan bisa menyampaikan pesan kepada orang lain, inilah nilai lebih dari bisnis yang pihaknya geluti hingga saat ini.

“Konsumen buat kami bukan hanya sebagai rekan kerja yang butuh jasa kami, tapi menurut saya mereka adalah bagian dari usaha saya sehingga kami masih bisa bertahan di tengah gempuran persaingan bisnis advertising ini. Karenanya tali silaturahmi persaudaraan dan komunikasi selalu kita jaga agar hubungan bisa berkesinambungan,” ungkap Jagir.

Dia melanjutkan, tak jarang hasil karyanya selalu mendapat apresiasi dari para pengguna jasanya. Sebab kinerja yang menunjukan kualitas maksimal akan selalu memenuhi keinginan konsumennya.

“Yang paling penting adalah bagaimana menjaga kepercayaan dengan menunjukkan profesional serta bagaimana bisa bangkit dan tetap percaya dan yakin bahwa kita tepat di bisnis ini menjadi faktor utama yang membuat Jagir bisa tetap dipercaya konsumen hingga saat ini,” tandas pria kelahiran Buleleng ini.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved