Godel Betina Kembali Ditemukan Mati, Penuh Luka Cakar, Begini Kondisi Jeroannya

Kematian misterius ternak masyarakat ini sekaligus menggenapi kasus serupa, dimana hingga kini tercatat telah empat kasus

Godel Betina Kembali Ditemukan Mati, Penuh Luka Cakar, Begini Kondisi Jeroannya
Istimewa
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP dan mengecek bekas luka yang tertinggal pada tubuh godel milik I Nyoman Wardiana, Kamis (27/9) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI– Kematian misterius anak sapi (godel) milik warga di Desa Langgahan, Kintamani kembali terjadi.

Kematian misterius ternak masyarakat ini sekaligus menggenapi kasus serupa, dimana hingga kini tercatat telah empat kasus.

Perbekel Desa Langgahan, Kintamani, Komang Dangkayana dikonfirmasi Kamis (27/9/2018) membenarkan hal tersebut.

Baca: Diperdaya Dukun, Wanita Muda Diminta Tanggalkan Kamen Hingga Aksi Tak Senonoh Terjadi di Merajan

Hanya saja, ia tidak bisa memastikan kapan waktu kejadiannya, sebab godel berusia 12 hari tersebut diketahui pemiliknya bernama I Nyoman Wardiana ditemukan sudah dalam kondisi mati.

“Yang jelas baru tadi pagi (Kamis) sekitar pukul 07.30 wita diketahui sudah mati. Kapan kejadiannya apakah tadi malam kami kurang tau,” ucapnya.

Lanjut Dangkayana, selain masih tergolong anakan, sapi yang mati juga masih berjenis kelamin betina.

Namun ia mengatakan ada perbedaan terhadap ciri-ciri kematiannya.

Baca: Setelah Pamer Krim Wajah Rp 16 Juta, Nagita Slavina Muncul dengan Wajah Luka-luka

Jika sebelumnya tiga sapi warga yang mati memiliki luka di leher, serta isi jeroannya hilang, kali ini hanya luka di bagian leher, namun isi jeroannya justru utuh.

“Kami tidak berani memastikan luka itu termasuk cakaran, atau gigitan,” tuturnya

Dangkayana juga mengaku bingung harus berbuat apa lagi, untuk menghentikan kasus kematian anak sapi secara misterius ini.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help