Disdikpora Denpasar Puji Sportivitas Atlet Goalball dalam Peparprov Bali 2018

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan puji sportivitas para atlet Goalball

Disdikpora Denpasar Puji Sportivitas Atlet Goalball dalam Peparprov Bali 2018
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
I Wayan Gunawan (paling kiri) dengan tim Goalball Denpasar di Dewi Karya Hotel, Jalan Nangka Selatan, Denpasar, Bali, Sabtu (29/9/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan puji sportivitas para atlet Goalball di Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Bali 2018 yang digelar di Dewi Karya Hotel, Jalan Nangka Selatan, Denpasar, Bali, Sabtu (29/9/2018).

Pertandingan Goalball dimainkan oleh para atlet tuna netra.

Permainan tersebut dimainkan dalam bentuk tim dan satu tim terdiri dari 3 pemain, dimainkan dengan cara melempar bola.

Bola yang digunakan dalam Goalball pun berbeda dari bola biasanya, di mana bola yang digunakan terdapat kerincing sehingga saat bola digerakan maka akan mengeluarkan suara.

Permainan Goalball ini pun sangat mengandalkan pendengaran dari para atlet yang memainkannya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan yang datang menonton pertandingan Goalball mengaku bahwa ia baru pertama kali melihat pertandingan Goalball.

Ia pun memuji sportivitas pemain dalam pertandingan tersebut.

"Saya baru pertama kali lihat pertandingan ini ya, sangat luar biasa, ternyata anak-anak disabilitas ini mereka sudah bisa ikut mendukung, menyukseskan atau memasyarakatkan olahraga di Kota Denpasar. Kedua, saya lihat dari permainan sangat sportif, anak-anak itu yang bermain ini kelihatan sangat menikmati permainan. Sehingga yang model-model aktivitas seperti ini akan terus kami dorong untuk nanti terus dikembangkan," ujarnya.

Ia juga berujar bahwa perhatian pemerintah daerah untuk NPC Denpasar dalam segi anggaran sudah terus diperhatikan.

Ia berharap prestasi dari para atlet difabel Denpasar dapat terus meningkat setiap tahunnya.

"Yang berkaitan dengan fasilitas (untuk atlet difabel Denpasar) nanti kami pikirkan, yang jelas dari sisi perencanaan anggaran sudah terus kami perhatikan, bahkan dari tahun ke tahun mungkin alokasi anggaran untuk anak-anak NPC Denpasar sudah kami bisa alokasikan yang semakin meningkat. Dengan keterbatasan sarana yang ada dan dari sisi anggaran sudah bisa kami siapkan mudah-mudahan prestasi anak-anak NPC (Denpasar) ini dari tahun ke tahun bisa kami tingkatkan," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan anggaran yang diberikan pada NPC Denpasar kurang lebih Pr 500 juta pertahunnya.

"Kurang lebih kami siapkan lima ratus juta untuk NPC, tetapi dibagi untuk berbagai kegiatan. Kebetulan juga tahun ini atlet difabel Denpasar ada yang mengikuti Asian Para Games, itu anggaran cukup banyak juga. kami dari Denpasar mengirim satu atlet, Ni Made Arianti Putri di cabang olahraga atletik, mudah-mudahan mereka bisa meraih prestasi, mengharumkan nama kota Denpasar, Bali, dan Indonesia dipertandingan nanti," paparnya.(*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved