Jika Ada Aksi Penolakan IMF-World Bank, Pangdam Udayana: Kita Sudah Siap dengan Segala Kemungkinan

Penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank tinggal menghitung hari. Berbagai jajaran pengamanan telah siap untuk mengamankan ajang tersebut

Jika Ada Aksi Penolakan IMF-World Bank, Pangdam Udayana: Kita Sudah Siap dengan Segala Kemungkinan
Tribun Bali/Busrah Ardans
Upacara Gelar Pasukan oleh Polda Bali di Lapangan Renon, Kamis (4/10/2018) pagi tadi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank tinggal menghitung hari. Berbagai jajaran pengamanan telah siap untuk mengamankan ajang tahunan tersebut.

Dalam Upacara Gelar Pasukan Jajaran Kepolisian yang dilakukan di Lapangan Renon, Kamis (4/10/2018) pagi tadi tampak Polda Bali telah mengerahkan seluruh kekuatannya dalam menjaga keamanan acara.

Pada saat yang bersamaan, Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto juga turut hadir dalam acara tersebut.

Usai upacara, dalam wawancara dengan wartawan, Pangdam mengakui pihaknya sendiri telah siap 99 persen dalam proses pengamanan.

"Kita boleh dikatakan hampir 100 persen-lah, 99 persen. 1 persennya tinggal Mabes TNI. Karena Mabes TNI juga sibuk dengan bencana, nanti dari mabes TNI sendiri yang akan mengecek persiapan kami. Dalam satuan tugas pengamanan dipimpin langsung Kepala Staf Umum TNI, karena menghadirkan banyak lebih dari 10 Kepala Negara. Tetapi organisasi sudah terbentuk, susunan tugas 100 persen, kita tinggal siap pelaksanaannya saja," akuinya.

Sementara itu kesiapan khusus personil Kodam Udayana jelas Pangdam, melibatkan unsur TNI Darat, Laut dan Udara ada di Marinir 50 pasukan lengkap dengan Alutsista-nya.

"Seluruh Alutsista yang di-BKO-kan ke kita, yang memperkuat kekuatan Alutsista yang kita punya, sudah hadir di sini semua. Dan tentu tidak bisa semua ini lancar tanpa dukungan dari semua stakeholder," jelas Pangdam.

Ditanya mengenai, jika adanya aksi-aksi penolakan terhadap penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank, dia mengungkapkan seluruh personil sudah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi bahkan aksi terorisme.

"Begini, kita sudah siap dengan segala kemungkinan. Mau apapun kita sudah siap, sampai dengan tindakan teror. Kegiatan pendahuluan juga kita sudah lakukan, dan menangkal itu semua. Kita hanya berharap semua stakeholder mendukung kegiatan ini," ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan tanggung jawab TNI ialah Ring Satu, Dua dan Tiga. "Ring satu jadi tanggung jawab Paspampres, sedangkan Ring dua dan tiga menjadi tanggung jawab satuan pengamanan wilayah, dalam hal ini saya bersama dengan jajaran," ucapnya. (*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved