Misteri Kematian Godel Terkini: Polisi Temukan Jejak Kaki Sepanjang 6 Sentimeter di Sekitar TKP

Misteri kematian anak sapi (godel) di Desa Langgahan, Kintamani sejak akhir bulan Agustus lalu, mulai mendapatkan titik cerah

Misteri Kematian Godel Terkini: Polisi Temukan Jejak Kaki Sepanjang 6 Sentimeter di Sekitar TKP
Istimewa
Sejumlah masyarakat Desa Langgahan saat melakukan penelusuran di goa-goa sekitar, Jumat (5/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Misteri kematian anak sapi (godel) di Desa Langgahan, Kintamani sejak akhir bulan Agustus lalu, mulai mendapatkan titik cerah.

Kuat dugaan, pelaku merupakan hewan buas yang memiliki cakar.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Putu Gunawan saat ditemui Jumat (5/10/2018) mengatakan, kuatnya indikasi dugaan tersebut dipicu dari kejadian terakhir pada Rabu (3/10/2018).

Kala itu, peternak di Desa Langgahan, Kintamani kembali digegerkan dengan temuan godel mati yang memiliki ciri-ciri sama, yakni isi perutnya hilang.

“Ini menguatkan indikasi kami bahwa pelaku merupakan binatang buas. Tapi kami belum tahu jenis apa,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap bangkai godel, pihaknya menemukan sejumlah luka yang tertinggal.

Di antaranya bekas gigitan pada bagian leher dan pantat, hingga beberapa bagian badan yang tercabik.

Kompol Gunawan juga mengatakan bahwa pada hari Rabu (3/10/2018) lalu, berdasarkan olah TKP di lokasi sekitar, pihaknya juga menemukan jejak kaki yang tertinggal, dengan panjang 6 sentimeter.

“Dengan bekas luka yang ada, prediksi awal saya adalah anjing hutan liar. Namun pada kejadian terakhir, ditemukan jejak kaki yang panjangnya 6 sentimeter. Itu jika diamati menyerupai jejak harimau. Bahkan menurut cerita masyarakat setempat, memang pernah terlihat harimau bali pada lima tahun lalu, yang sedikit lebih besar daripada anjing. Tapi kami tidak bisa membenarkan itu tanpa bukti,” ucapnya.

Diungkapkan pula, yang paling menguatkan bahwa pelaku merupakan hewan buas sejenis harimau, yakni bekas luka pada bagian telinga dan beberapa bagian tubuh godel lainnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help