Misteri Kematian Godel di Desa Langgahan, Ada Jejak Kaki, Bekas Cakar Tajam Dan Isu Leak

Setidaknya terdapat 50 hingga 75 warga terlibat dalam penyisiran yang dimulai pada pukul 08.00 Wita itu.

Misteri Kematian Godel di Desa Langgahan, Ada Jejak Kaki, Bekas Cakar Tajam Dan Isu Leak
Istimewa/Kolase Tribun Bali
Polsek Kintamani saat mengecek godel milik Nyoman Suardana, di Desa Langgahan, Kintamani Minggu (16/9/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Rentetan kasus kematian godel di Desa Langgahan, Kecamatan Kintamani sejak akhir bulan Agustus lalu mulai menemukan sedikit titik cerah.

Kuat dugaan yang godel peliharaan warga tewas karena serangan hewan buas.

Berdasarkan olah TKP, polisi menemukan jejak kaki sepanjang enam sentimeter.

Atas petunjuk tersebut, warga kemudian mengaitkan dengan Harimau Bali yang kata mereka pernah dilihat di wilayah Desa Langgahan lima tahun lalu.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Putu Gunawan mengatakan, dari kejadian terakhir pada Rabu (3/10/2018) tersebut, dugaan serangan hewan buas kian menguat karena temuan jejak kaki.

Saat itu, warga Desa Langgahan kembali digegerkan dengan kasus kematian godel dengan ciri-ciri sama, yakni isi perutnya hilang.

“Ini menguatkan indikasi kami bahwa kematian godel warga merupakan serangan binatang buas. Jika diamati menyerupai jejak harimau. Bahkan menurut cerita masyarakat setempat, pernah terlihat Harimau Bali pada lima tahun lalu. Ukurannya sedikit lebih besar daripada anjing, ,” ujarnya, Jumat (5/10/2018). 

Meski mendapat cerita dari warga, Kompol Putu Gunawan tak mau grasa-grusu mengambil kesimpulan sebelum ada bukti yang benar-benar jelas dan meyakinkan polisi.

"Tapi kami tidak bisa membenarkan itu tanpa bukti,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap mayat godel, polisi menemukan sejumlah luka.

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP dan mengecek bekas luka yang tertinggal pada tubuh godel milik I Nyoman Wardiana, Kamis (27/9)
Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP dan mengecek bekas luka yang tertinggal pada tubuh godel milik I Nyoman Wardiana, Kamis (27/9) (Istimewa)
Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved