Pod Bali Choklat Berikan Edukasi Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Seru Ini

Mengedukasi serta memberikan pengalaman secara langsung kepada pengunjung adalah tujuan utama pihak Pod Bali Choklat

Pod Bali Choklat Berikan Edukasi Kepada Masyarakat Melalui Kegiatan Seru Ini
Tribun Bali/Karsiani Putri
Suasana ketika memberikan edukasi kepada peserta touring di Main Factory Pod Bali Choklat, Sabtu (6/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Telah berdiri sejak tahun 2010, Bali Choklat'>Pod Bali Choklat gencar memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai coklat melalui berbagai kegiatan seru, yakni tour di pabriknya langsung.

Mengedukasi serta memberikan pengalaman secara langsung kepada pengunjung adalah tujuan utama pihak Bali Choklat'>Pod Bali Choklat membuka dirinya kepada masyarakat untuk dikunjungi.

Hal ini diungkapkan oleh Director Bali Choklat'>Pod Bali Choklat, I.B Nama Rupa atau yang biasa disapa Gus De.

Ditemui di Main Factory Bali Choklat'>Pod Bali Choklat di Jalan Denpasar-Singaraja No 29, Mengwi Bali ini, Gus De menuturkan kegiatan seru yang akan dialami pengunjung yang datang berkunjung ke Main Factory ini.

"Untuk kunjungan touring biasanya akan disesuaikan dengan konten yang dipilih pengunjung. Biasanya pengunjung akan memilih konten mengenai storycalnya, sisi bisnis, tourism atau apapun itu karena disini kami menyediakan semuanya," ucap Gus De.

Setelah konten dipilih, pengunjung akan diajak untuk mengenal asal mula berasalnya coklat, mulai dari informasi siapa saja yang terlibat dalam pengolahan, bagaimana cara pengolahannya sampai dengan pembuatan coklat oleh pengunjung sendiri yang nantinya akan dibawa pulang.

Tidak hanya itu, pengunjung juga akan diajak untul mencicipi ke 22 varian rasa coklat yang telah diproduksi oleh Bali Choklat'>Pod Bali Choklat.

Turun secara langsung dalam pemberian informasi kepada pengunjung, Gus De percaya bahwa hal ini akan memberikan dampak yang positif kepada pengunjung.

"Karena apabila informasi dibagikan secara langsung oleh salah satu direksi yang telah mengenal Bali Choklat'>Pod Bali Choklat mulai dari A sampai Z, pastinya akan beda karena unsur knowledge dan experiencenya lebih dapet," jelasnya.

Adapun founder dari Perusahaan ini, yakni Tobias Challanger Garrit dan I G AA Inda Trimafo Yudha.

Menurut Gus De, bukanlah hal yang tidak mungkin apabila sebuah pabrik dapat menjadi suatu destinasi wisata dan edukatif, asalkan informasi yang diberikan juga benar dan transparan.

Dengan memberikan edukasi dan pengalaman yang luar biasa kepada pengunjung pastinya akan membuat pengunjung paham mengenai coklat dan dengan hal itu akan berdampak kepada kecintaan dan keyakinan terhadap coklat dan Bali Choklat'>Pod Bali Choklat itu sendiri.

"Dan kami yakin, perusahaan ini akan semakin dikenal, produksi semakin meningkat dan tentu saja akan berdampak kepada penjualan juga. Serta yang paling penting akan makin banyak biji kakao dan petani kakao yang akan kami support," papar Gus De.

Kedepannya, Bali Choklat'>Pod Bali Choklat akan semakin melebarkan sayapnya untuk melakukan ekspor ke berbagai daerah di Luar Negeri.

Tidak hanya berada di Mengwi, ada juga Pod Orogin di Jalan Tukad Ayung Carangsari, Petang, Bali serta Head Office, Shop & Cafe yang berlokasi di Jalan Sunset Road 89 Kav 3, Kuta, Bali. (*)

Penulis: Karsiani Putri
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved