Ajar Calistung Lewat Media Canang, 19 Tahun Suartini Berkecimpung di Dunia Pendidikan Kesetaraan

Canang menjadi media pilihan Ni Nyoman Suartini dalam mengajari siswanya untuk membaca, menulis, dan berhitung

Ajar Calistung Lewat Media Canang, 19 Tahun Suartini Berkecimpung di Dunia Pendidikan Kesetaraan
Tribun Bali/Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari
Ni Nyoman Suartini. 

TRIBUN-BALI.COM - Canang menjadi media pilihan Ni Nyoman Suartini dalam mengajari siswanya untuk membaca, menulis, dan berhitung.

Ide ini didapatnya dari memperhatikan kebiasaan sehari-hari para murid.

“Mayoritas mereka sudah berkeluarga. Kalau di Bali, sudah tentu akan masuk dalam lingkup adat. Jadi mejejahitan dan metanding tentunya sudah tak asing. Saya pun ingin memanfaatkan kebiasaan itu sebagai metode untuk mengajar,” ucap Suartini.

Sejak 19 tahun lalu, Suartini terlibat mengajar dalam program kesetaraan.

Hal ini bermula dari ajakan saudara sekaligus sahabatnya, Nyoman Rudani untuk membantu di lembaga kesetaraan yang baru dibangun.

Biarpun pada waktu itu Suartini memang sudah aktif sebagai guru, namun mengajar program kesetaraan tentu menjadi tantangan tersendiri.

Lingkungan dan suasana mengajar agak berbeda dengan sekolah formal.

Suartini memilih untuk mengambil tantangan tersebut.

Alasannya sederhana, ia ingin hidupnya berarti.

“Ternyata tantangan awal bagi saya, dan tutor lainnya bukan cuma soal mengajar. Kami juga berkeliling desa untuk mencari murid. Maklum saja, pada waktu itu orang masih belum terlalu menganggap penting pendidikan. Apalagi bagi mereka yang berusia 45 tahun ke atas,” tutur dia.

Halaman
1234
Penulis: Ni Putu Diah paramitha ganeshwari
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help