Haornas Cup Berhasil Menjaring 18 Pemain Futsal Terbaik untuk Persiapan Pra PON 2019

Asprov PSSI Bali melakukan persiapan Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor) Futsal

Haornas Cup Berhasil Menjaring 18 Pemain Futsal Terbaik untuk Persiapan Pra PON 2019
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
Ketua Departemen Sepakbola Asprov PSSI Bali, Nasser Attamimy ketika ditemui di Lapangan Korem 163 Wira Satya Denpasar, Bali, Sabtu (6/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Asprov PSSI Bali melakukan persiapan Pra PON 2019 cabang olahraga (cabor)  Futsal.

Asprov PSSI Bali telah menggelar HAORNAS Futsal Championship (U-21 Putra) di Meazza Futsal, Denpasar, Bali, tanggal 9 -11 September 2018 lalu.

Hal itu dilakukan untuk menjaring atlet-atlet futsal terbaik.

Dari hasil penjaringan tersebut terpilih 18 pemain yang akan diseleksi kembali untuk Pra PON 2019.

“Dari Asprov Bali sesuai petunjuk yang diberikan kami melaksanakan HOARNAS CUP yang juga didukung oleh KONI Bali. Tujuannya adalah menyaring pemain (futsal) lanjutan untuk persiapan Pra PON, di luar daripada nama-nama yang sudah disimpan saat Porprov 2017 lalu. Kemarin kami sudah melakukan seleksi dari 4 tim yang ikut Badung, Denpasar, Bangli, dan Singaraja. Kami mendapatkan total 18 pemain futsal yang masuk dalam jaringan, nanti akan kami pantau lagi untuk melakukan pemanggilan,“ ucap Ketua Departemen Sepakbola Asprov PSSI Bali, Nasser Attamimy di Lapangan Korem 163 Wira Satya Denpasar, Bali, Sabtu (6/10/2018).

18 pemain tersebut akan digabung dengan 27 pemain yang terpilih dari Porprov Bali 2017 lalu.

Promosi dan degradasi akan dilakukan untuk menemukan 20 pemain futsal terbaik, yang akan mewakili Bali di Pra PON 2019.

“Dari Porprov 2017 ada 27 pemain ditambah lagi 18 (pemain) ini, kami akan melakukan promosi dan degradasi. Sesuai perencanaan Desember nanti sudah menciut menjadi 20 orang saja, kemudian fix pemain itu akan dimunculkan Febuari 2019 menjelang Pra PON di bulan April,“ katanya.

Ia mengatakan, rencananya 18 pemain futsal yang terpilih tersebut akan dipanggil sebelum bulan Oktober berakhir.

“Sesuai rencana tidak lebih dari bulan Oktober, diharapkan sudah selesai sebelum Oktober berakhir, kemudian pembentukan tim teknis, tim pelatih, ofisial, serta agenda pelaksanaan,” ucapnya.

Nazer belum berani berbicara banyak tentang peluang Bali di cabang olahraga futsal pada Pra PON 2019,  namun ia yakin dan berharap Bali dapat lolos di Pra PON 2019.

“Pra PON kami belum lihat (peluang) karena belum ada ketetapan kami masuk di grup mana, karena kami tidak tahu bagaimana gaya atau proses pemilihan grup oleh PSSI. Tetapi jika melihat potensi pemain dan persiapan, kami yakin bisa lolos Pra PON," pungkasnya.(*) 

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved