Liputan Khusus

Mungkinkah Likuifikasi Terjadi di Bali? Ini Penjelasan Ahli dari Badan Geologi Kementerian ESDM

Dalam gempa di Palu dan Donggala baru-baru ini, publik sempat dikejutkan oleh fenomena tanah yang amblas,

Mungkinkah Likuifikasi Terjadi di Bali? Ini Penjelasan Ahli dari Badan Geologi Kementerian ESDM
Tribun Bali/Dwi Suputra
Riwayat gempa bumi merusak di Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam gempa di Palu dan Donggala baru-baru ini, publik sempat dikejutkan oleh fenomena tanah yang amblas, sehingga menyebabkan rumah seperti tertanam lumpur.

Fenomena itu disebut dengan likuifikasi.

Secara sederhana, likuifikasi adalah fenomena naiknya air di bawah tanah akibat guncangan hebat sehingga menyebabkan tanah di atasnya menjadi lumpur.

Lalu mungkinkah hal itu terjadi di Bali?

Menurut Sekretaris Badan Geologi, Kementerian ESDM, Antonius Rat Domo Purbo, kemungkinan terjadinya fenomena likuifikasi di Pulau Dewata sangat kecil, bahkan bisa tidak sama sekali.

Menurut pria yang melakukan penelitian terhadap tanah di Bali sejak tahun 2000 silam itu, daratan di pulau ini banyak dibentuk dari letusan dahsyat Gunung Batur pada 35 ribu tahun silam.

Letusan yang melontarkan batu-batu paras hingga ke Tanah Lot, Tabanan, itu membuat daratan-daratan di Bali sangat keras alias tidak lunak seperti tanah di Palu, Sulawesi Tengah.

"Likuifikasi di Bali sangat sulit karena kondisi produknya Gunung Batur ada paras hitam-hitam banyak. Kan tidak semua tempat punya paras.Karena paras itulah, likuifikasi itu sulit terjadi di Bali. Hampir seluruh wilayah Bali sulit," kata Purbo saat menggelar diskusi dengan sejumlah awak media di Kantor Pusdalops BPBD Provinsi Bali, pekan lalu.

Paras produk dari GunungBatur itu, lanjut Purbo, butirannya runcing-runcing, sehingga menimbulkan kerekatan kuat antara butiran satu dan lainnya.

Berbeda dengan Palu, yang daearahnya lumpur, dengan butiran tanah yang halus, sehingga begitu terjadi gempa, langsung memencar ke segala arah.

Selain di Palu, Purbo menyebut daerah yang berpotensi terjadi likuifikasi adalah di Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Padang. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved