Anggur Bali Jadi Bestseller di Mal Phinisi Point

Restoran Zona Tokyo, Mal Phinisi Point, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar

Anggur Bali Jadi Bestseller di Mal Phinisi Point
Dari kiri ke kanan COO Sababay Yohan Handoyo, Winemaker Sababay asal Perancis Nicolas Martin, dan Marketing Director Sababay Fidi Sjamsoedin, memberikan penjelasan soal keunggulan Sababay dalam wine tasting yang digelar di Portico Garage, Mal Phinisi Point, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (9/10). 

TRIBUN-BALI.COM- Restoran berkonsep Italia di Ground Floor Zona Tokyo, Mal Phinisi Point, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Portico Garage, menghadirkan aneka jenis dan merk wine dalam menunya, untuk tamu khusus berusia 21 tahun ke atas.

Salah satu best sellernya adalah wine asli buatan Indonesia, Sababay.

Demikian dipaparkan Operasional Manager Portico Makassar, Irham Gunawan, saat wine tasting di restoran tersebut, Selasa (10/9).

“Laris sekali di sini, sebulan bisa delapan karton isi 12 botol terjual. Selain harganya lebih terjangkau, rasanya lebih Indonesia, cocok dengan lidah orang Makassar,” ujar Irham.

Marketing Director Sababay Fidi Sjamsoedin dalam kesempatan tersebut menyatakan, Sababay merupakan anggur yang dibuat di daerah utara Bali.

Yang dibuat dengan memberdayakan petani anggur setempat.

“Kami hadir sejak 2010. Kali ini jumlah petani yang kami berdayakan mencapai 187 orang. Kami bawakan bibit dari Perancis, untuk ditanam dengan dipadukan anggur lokal, agar bisa tumbuh di tanah Indonesia,” paparnya.

“Hasilnya adalah buah anggur jenis Alphonse Lavalle, yang kemudian kami beli dengan harga normal Rp 7.500 dari para petani. Sebelum dikelola kami, pendiri Sababay Mulyati Gozali sempar menemukan harga anggur di sana hanya Rp 500 per kg,” tambah Fidi.

Winemaker Sababay asal Perancis Nicolas Martin memaparkan, saat ini Sababay memiliki empat seri produk wine, yang sudah dikenal sampai di luar negeri.

“Ada seri velvet red, white, dan pink blosom. Ada juga seri reserve red, white, dan ludisia. Kemudian seri bubbly Moscati d’Bali, dan seri super premium Mascetti yang merupakan jenis port wine. Rasanya berbeda, ada yang manis atau agak asam, sesuai selera,” ujar Nicolas.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved