Pertemuan IMF dan Bank Dunia di Bali

Jika Ikon Bali Saat Ini GWK, 10 Tahun Lagi Ikonnya Ada di Nusa Dua, Begini Sebabnya

Jika sekarang ikonnya Bali adalah GWK, maka lima hingga 10 tahun kedepan ikonnya adalah taman laut terbesar dunia.

Jika Ikon Bali Saat Ini GWK, 10 Tahun Lagi Ikonnya Ada di Nusa Dua, Begini Sebabnya
Indonesia Explorer
Panorama bawah laut 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - "Di Nusa Dua kami sekarang lagi kerjasama dengan Nusa Dua Foundation kami akan buat akuarium koral terbesar di dunia. Akuarium ini kita tata karangnya," kata Deputi IV Bidang Koordinasi SDM, IPTEK, dan Kebudayaan Maritim Republik Indonesia, Safri Burhanuddin dalam acara Ngobrol Bareng Aliansi Mahasiswa Bali di Auditorium Pascasarjana IHDN Denpasar, Rabu (10/10/2018).

Ia mengatakan bahwa saat ini di Indonesia ada 600 spesies karang dari 750 spesies di dunia.

"Nanti sebagian besar akan dipindahkan ke perairan Nusa Dua yang kami kembangkan seluas 204 hektar dan akan jadi akuarium kerang terbesar di dunia," paparnya.

Acara Ngobrol Bareng Aliansi Mahasiswa Bali di Auditorium Pascasarjana IHDN Denpasar, Rabu (10/10/2018).
Acara Ngobrol Bareng Aliansi Mahasiswa Bali di Auditorium Pascasarjana IHDN Denpasar, Rabu (10/10/2018). (Tribun Bali/Putu Supartika)

Jika sekarang ikonnya Bali adalah GWK, maka lima hingga 10 tahun kedepan ikonnya adalah taman laut terbesar dunia.

"Jaraknya dari pantai 300 meter, dengan kedalam 3 sampai 10 meter. Cukup snorkling tak perlu menyelam. Di sana akan dipasang kima, kerang raksasa yang kita bawa dari Makassar nanti 15 ribu biji," imbuhnya.

Sehingga lima sampai 10 tahun saat menyelam malam hari di kawasan tersebut kerang itu akan terbuka dan warna-warni.

"Kalau malam diving di sana akan seperti pasar malam dan unik. Taman laut terbesar dan terindah dan ikan-ikan akan datang dan orang tidak boleh mancing di sana. Kita butuh waktu lima sampai sepuluh tahun," paparnya.

Untuk sekarang dimulai dengan satu hektar dan masuk melalui CSR perusahaan yang berkontribusi untuk hal itu.

Sementara NGO dan masayarakat di sana akan bertugas menjaga taman laut itu. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help