Bupati Jembrana Minta Warga Lakukan Pengecekan Bangunan yang Terdampak Gempa Situbondo

Bupati Jembrana meminta masyarakat untuk segera melaporkan rumah atau fasilitas umum yang terkena dampak gempa Situbondo

Bupati Jembrana Minta Warga Lakukan Pengecekan Bangunan yang Terdampak Gempa Situbondo
Istimewa
Kerusakan yang dialami warga akibat gempa 6,3 SR yang terjadi di Situbondo, Kamis (11/10/2018) dini hari tadi. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Bupati Jembrana, I Putu Artha meminta masyarakat untuk segera melaporkan rumah atau fasilitas umum (tempat ibadah dan lain sebagainya), yang terkena dampak gempa Situbondo 6,3 SR dini hari tadi, Kamis (11/10/2018).

Hingga saat ini, sudah 27 titik akibat gempa yang didata pihak BPBD Jembrana.

Dan itu masih terus dilakukan pendataan untuk mengetahui seberapa besar kerusakan akibat gempa Situbondo.

"Kami sudah melakukan monitor, baik rumah pribadi, tempat ibadah, ada yang rusak. Ditambah lagi tempat anak sekolah atau TK rusak," ucap Artha, Kamis (11/10/2018) kepada awak media.

Artha menyebut, untuk melakukan pemantauan pada tempat tinggal, maka masyarakat diminta pro aktif.

Karena bencana memang tidak bisa diramal atau diprediksi, tiba-tiba saja terjadi.

Karena itu, masyarakat harus mulai melihat bagiamana kondisi rumah dan sekelilingnya.

Sehingga, ketika bencana tidak sampai menyebabkan kerusakan berlebih, bahkan menimbulkan korban jiwa.

"Katakanlah sekarang kita lihat, kalau ada genteng yang melorot maka dibetulkan. Nah, itulah kami minta masyarakat juga aktif dan merespon cepat," ungkapnya.

Artha mengaku, Pemerintah Kabupaten Jembrana siap membantu untuk rumah dan fasilitas yang rusak.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help