Harga Premium Naik Hanya 44 Menit, Pemerintah Mendadak Batalkan Kenaikan BBM, Akui Kurang Koordinasi

Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM), Ignasius Jonan, mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak(BBM) jenis premium

Harga Premium Naik Hanya 44 Menit, Pemerintah Mendadak Batalkan Kenaikan BBM, Akui Kurang Koordinasi
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Petugas SPBU tengah mengisi tangki kendaraan bermotor di SPBU Pertamina Batuan, Sukawati (10/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM), Ignasius Jonan, mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sebesar tujuh persen di sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Badung, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 17.41 WITA.

Namun, hanya berselang 44 menit atau sekitar pukul 18.25 WITA, Jonan kemudian membatalkan pengumuman tersebut.

Ia menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kenaikan harga premium (bensin) ditunda.

"Saya sudah lapor bapak presiden, bahwa PT Pertamina (Persero) tidak siap melaksanakan kenaikan harga BBM hari ini. Jadi Presiden memberi arahan agar ditunda kenaikan harga BBM Premium dan dibahas ulang," ujar Jonan kepada Tribunnews.com (Grup Tribun Bali) di ruang VIP Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Rabu pukul 18.30 WITA.

Sore itu, Jonan sudah berada di ruang VIP Bandara Ngurah Rai, hendak bersiap kembali ke Jakarta.

Wartawan Tribun, satu-satunya pewarta yang ikut serta rombongan mantan Menteri Perhubungan itu.

"Sampai kapan ditunda?" tanya Tribun kepada Jonan.

"Sampai Pertamina siap. Jadi ditunda sampai waktu yang tidak ada waktunya. Demikian sesuai arahan Bapak Presiden," jawabnya.

Sebelumnya, Jonan menyatakan pemerintah berencana menaikkan harga BBM jenis premium mulai Rabu (10/10/2018) sore pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA.

"Kenaikannya sekitar 6-7 persen, lebih kecil dibandingkan persentasi kenaikan harga minyak mentah dunia sekitar 25 persen," ujar Jonan usai menghadiri Forum Tri Hita Karana Sustainable Development di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Rabu sore.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help