Ada Dugaan Koperasi Bodong, Dinas Koperasi dan UKM Bali Ambil Langkah Ini

I Gede Indra Dewa Putra mengatakan bahwa dinas yang berada dibawah kepemimpinannya telah melakukan sejumlah langkah

Ada Dugaan Koperasi Bodong, Dinas Koperasi dan UKM Bali Ambil Langkah Ini
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra. 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa waktu lalu, sejumlah masyarakat mengadu ke kantor DPRD Provinsi Bali terkait penipuan yang dilakukan oleh koperasi yang diduga bodong.

Menurut Koordinator Nasabah, Made Winastra, seperti dilansir dari berita Tribun Bali yang dimuat pada Selasa (9/10/2018), terdapat 12 KSP yang diduga melakukan penipuan terhadap nasabah yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Tabanan, Badung, Denpasar, Klungkung dan Gianyar.

KSP yang diduga bodong itu di antaranya KSP MS, KSP MMM, KSP TR di Tabanan serta KSP SS dan KSP PD di Klungkung.

Selain itu, ada KSP MA, KSP RS, KSP MK di Badung, KSP MW dan KSP MAM di Denpasar.

Kemudian ada juga KSP SR dan KSP MS di Gianyar.

Menanggapi adanya koperasi yang diduga bodong ini, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra mengatakan bahwa dinas yang berada dibawah kepemimpinannya telah melakukan sejumlah langkah.

Dirinya mengaku telah meminta laporan detail kepada Dinas Koperasi di Kabupaten Tabanan, dan telah dirapatkan bersama dengan Dinas Koperasi se-Bali.

"Tiga kali rapat sudah dengan para kadis (koperasi) se-Bali," tegasnya ketika dihubungi Tribun Bali, Jumat (12/10/2018).

Rapat tersebut dilaksanakan juga dengan satgas pengawasan koperasi kabupaten/kota dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Provinsi Bali dan kabupaten/kota yang diundang secara khusus.

Halaman
123
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved