Bebas Biaya Ratusan Juta untuk Pengobatan Jantung Berkat BPJS Kesehatan

Ia menceritakan manfaat yang dirasakan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Bebas Biaya Ratusan Juta untuk Pengobatan Jantung Berkat BPJS Kesehatan
Istimewa
Bebas Biaya Ratusan Juta untuk Pengobatan Jantung Berkat BPJS Kesehatan 

TIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Penyakit jantung adalah kondisi ketika jantung mengalami gangguan.

Bentuk gangguan tersebut bisa berbagai macam jenisnya, di antaranya gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, katup jantung, atau gangguan akibat bawaan sejak lahir.

Pola dan gaya hidup manusia semakin modern, moderenisasi ini terkadang berimbas terhadap kebiasaan manusia, seperti pola makan yang tidak sehat atau berlebihan, terlalu banyak aktivitas sehingga kurang beristirahat dan kebiasaan merokok yang dapat memicu penyakit jantung.

Seperti yang dialami Ni Luh Yesi (56), warga asal Buleleng ini adalah seorang pedagang yang saat ditemui di ruang perawatan RSU Kertha Usada Singaraja, Kamis (11/10/2018) didampingi oleh suaminya I Ketut Sandi (58).

Ia menceritakan manfaat yang dirasakan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Ia menderita sakit jantung sejak tahun 2006 dan sudah merasakan manfaat menjadi peserta Program JKN-KIS, pasalnya ia telah berulang kali masuk rumah sakit untuk dilakukan rawat inap dan hingga saat ini ia rutin kontrol serta mengambil obat setiap bulan di Poli Jantung RSU Kertha Usada Singaraja.

“Saya menjalani rawat inap di RSU Kertha Usada Singaraja, saya memang sering keluar masuk rumah sakit karena penyakit jantung yang saya derita ini. Pelayanan yang saya peroleh sangat memuaskan karena dari awal saya masuk rumah sakit, segalanya sangat mudah,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan seluruh biaya dari pelayanan kesehatan yang diperolehnya dijamin sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, jika dirupiahkan sudah mencapai ratusan juta rupiah biaya yang dikeluarkan oleh BPJS Kesehatan untuk pengobatan sakitnya.

Ia pun merasa sangat terbantu oleh program pemerintah yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

“Terlebih tidak ada perbedaan antara pelayanan terhadap pasien umum maupun pasian JKN-KIS seperti saya, mungkin ini dikarenakan telah ada koordinasi yang baik, antara pihak BPJS Kesehatan dengan pihak RSU Kertha Usada Singaraja, dan memang pihak rumah sakit sebagai pemberi pelayanan kesehatan seharusnya seperti itu,” tutur Yesi.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved