Gempa Situbondo Guncang Bali

Gempa Situbondo Terasa Keras Hingga Jembrana, Aktivis Ngurah Karyadi Loncat dari Ketinggian Ini

Dampak gempa Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10) dini hari, paling terasa di Kabupaten Jembrana. Puluhan rumah dan fasilitas umum rusak.

Gempa Situbondo Terasa Keras Hingga Jembrana, Aktivis Ngurah Karyadi Loncat dari Ketinggian Ini
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa/ist
Sebuah rumah ambruk di Sidakarya, Denpasar, Kamis (11/10/2018), akibat guncangan gempa yang terjadi dini hari. Inzet: Kerusakan Pura Puseh di Jembrana. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dampak gempa Situbondo, Jawa Timur, Kamis (11/10) dini hari, paling terasa di Kabupaten Jembrana. Puluhan rumah dan fasilitas umum rusak.

Seorang aktifis lingkungan, Ngurah Karyadi alias Gembrong, kakinya retak setelah meloncat dari rumah saat berusaha menyelamatkan diri.

“Saya jatuh pas gempa. Waktu di rontegen ada retak di kaki kiri," ucap Gembrong kepada Tribun Bali, Kamis (11/10) siang.

Gembrong menuturkan, awalnya ia balik dari Denpasar usai menghadiri acara. Saat tengah malam sampai di rumahnya kawasan Kecamatan Mendoyo.

Tak berapa lama, ia membuang air kecil di kamar mandi rumahnya. Sewaktu di dalam kamar mandi, gempa 6,3 SR terjadi di Situbondo, hingga terasa keras di Jembrana.

"Nah waktu mau keluar kaki satu nyangkut di pintu. Karena panik saya lari dan loncat dari teras rumah ke bawah. Akhirnya jatuh dan kaki retak," ungkapnya.

Rumah Gembrong terbilang tinggi sekitar 2 meter dari tanah. Bangunan rumahnya meski hanya satu lantai, tapi struktur penyangganya cukup tinggi. Inilah yang membuat kakinya cedera saat meloncat.

"Ya akibat panik memang, jadi cedera kayak begini. Tapi sudah dibawa ke rumah sakit dan memakai kruk," jelasnya.

Sementara berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, tercatat sebanyak 26 rumah atau fasilitas umum terdampak gempa Situbondo.

"Ada 26 titik atau rumah dan fasum yang rusak," ucap Kepala BPBD Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, kemarin.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved