Kena Panah di Matanya Anggota Polri Ini Tetap Bertugas Amankan Bentrok, Kapolri Beri Penghargaan Ini

Seorang polisi sempat terkena panah di matanya saat mengamankan bentrok dua kelompok warga di distrik Oksibil,

Kena Panah di Matanya Anggota Polri Ini Tetap Bertugas Amankan Bentrok, Kapolri Beri Penghargaan Ini
istimewa/@instagramkrishnamurti_bd91
Kapolri Tito Karnavian menjenguk anggota Polri di Papua yang terluka terkena panah. 

TRIBUN-BALI.COM, - Seorang polisi sempat terkena panah di matanya saat mengamankan bentrok dua kelompok warga di distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Selasa (2/10/2018).

Hebatnya, polisi tersebut tetap melakukan tugasnya mengamankan bentrok dengan mata yang tengah tertancap panah.

Ia tetap berdiri tegar sambil berjalan dan sesekali menengok ke belakang melihat situasi bentrok yang terjadi.

Baca : Peneliti Australia Ungkap Dokumen Rahasia 1983 Soal Rencana Aksi Militer Indonesia di Timor Leste
 

Kehebatan polisi itu diunggah oleh Brigjen Pol Krishna Murti melalui akun instagramnya @krishnamurti_bd91.

"Masya Allah.. Dia tidak ingin jadi pahlawan. Dia hanya ingin melaksanakan tugas. Mata kena panah saat mengamankan konflik. Dia masih tegar.. KAMU HEBAT NAK..!! KAMI BANGGA.. #kmupdates .
Pasti sebagian dari kalian berkata: sudah resiko..," tulis Brigjen Pol Khrisna Murti dalam captionnya.

Anggota Polri asal Papua terkena panah saat amankan bentrok antar suku.
Anggota Polri asal Papua terkena panah saat amankan bentrok antar suku. (istimewa/@instagramkrishnamurti_bd91)
Panah itu tertancap di mata polisi tersebut hingga 4 hari lamanya lantaran dokter di Jayapura, Papua tidak berani melakukan operasi.

Untungnya, panah tersebut menancap ke tulang dekat matanya sehingga tidak mudah bergeser.

Kini, panah tersebut telah berhasil dilepas.

Baca  : 16 Tahun Peringatan Bom Bali, Pasutri asal Jepang Ini Sedih Kehilangan Putra dan Menantunya
 

Atas aksi heroiknya, sang polisi mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa serta kesempatan prioritas untuk putrinya melanjutkan perjuangan sang ayah dengan menjadi polwan.

Hal itu diungkapkan Brigjen Pol Khrisna Murti melalui unggahan terbaru di akun instagramnya @krishnamurti_bd91.

"Baca sampai selesai:
Polisi Papua yg dalam video saya kemarin kena panah dimata, saat mengamankan Perang antar suku. Brigadir Domingus, tugas ke Pegunungan Bintang. Dipanah kena mata..

Tetapi syukur pas dipinggir mata dkt hidung. Panah msh nancap 1 hr di gunung, 2 hari di Jayapura krn dokter tidak berani operasi. Hr ke 3 br ke Jkt. Hr ke 4 operasi panah berhasil dikeluarkan. Untung masuk ke tulang jadi panah tidak bergeser..

BAPAK KAPOLRI MEMBERIKAN PENGHARGAAN KENAIKAN PANGKAT LUAR BIASA.. Dan juga memberikan Kesempatan prioritas putri beliau menjadi Polwan untuk meneruskan jejak sang ayah.. #kmupdates.. .
KAMI TIDAK TAKUT MATI. KALAU TAKUT MATI, GAK USAH HIDUP. KALAU TAKUT HIDUP, MATI SAJA.." tulis @krishnamurtibd91.

Anggota Polri yang terluka terkena panah dijenguk oleh Kapolri Tito Karnavian.
Anggota Polri yang terluka terkena panah dijenguk oleh Kapolri Tito Karnavian. (istimewa/@instagramkrishnamurti_bd91)

Artikel ini sudah tayang di Grid.id dengan judul Berdiri Tegar Saat Mata Tertancap Panah, Polisi Ini Diberi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help