Peserta Workshop Dibubarkan, Polda Bali: Laporkan Jika Ada Intimidasi

Kamis (11/10) pagi, para peserta yang hendak menggelar seminar dan workshop di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata, Denpasar, pun dibubarkan.

Peserta Workshop Dibubarkan, Polda Bali: Laporkan Jika Ada Intimidasi
Tribun Bali/Hisyam Mudin
Peserta workshop dari Gerakan Rakyat Menentang (GRM) IMF-WB saat menggelar spanduk dan berosai di lobi Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata, Denasar, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aktivitas kegiatan Gerakan Rakyat Menentang (GRM) IMF-WB terus dibatasi.

Kamis (11/10) pagi, para peserta yang hendak menggelar seminar dan workshop di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata, Denpasar, pun dibubarkan.

Bahkan para peserta yang sudah ada di dalam ruangan pun dilaporkan dikepung oleh pihak keamanan.

Untuk meluapkan kekecewaanya, para peserta membentangkan spanduk dan menggelar orasi di lobi hotel, setelah bernegosiasi dengan pihak hotel.

Direktur YLBHI-LBH Bali, Dewa Putu Adnyana, menyayangkan kegiatan yang sama sekali tidak melanggar hukum terus dibatalkan bahkan dikatakan sampai mendapat intimidasi.

"Padahal kegiatan kami di sini hanya workshop dan seminar, kegiatan ini di mata hukum tidak melanggar hukum, kami sangat menyayangkan oknum-oknum yang mengintimidasi kami. Kemarin kami telah mendapat intimidasi dengan adanya pembatalan kegiatan dari pihak RRI," katanya di depan lobi hotel.

Aksi adu mulut antara pihak hotel dan pihak Peoples' Global Conference (PGC) pun terjadi. Para peserta seminar dan workshop ini pun beranjak dari lobi hotel dan kembali membentangkan spanduk dan berorasi di jalan, tepat di depan hotel hingga akhirnya dibubarkan.

Komite Program PGC, Eni Lestari, mengatakan alasan kegiatan ini dibubarkan karena menentang IMF-WB yang digelar di Nusa Dua, Badung.

Sesuai agenda, kata dia, kegiatan kemarin rencananya menggelar 5 workshop dengan tema kondisi rakyat, pembangunan yang juga diusung oleh IMF-WB.

"Tiba-tiba pihak manajemen hotel menggelar rapat khusus dan memberitahukan ke saya karena saya yang bertanda tangan, bahwa kepolisian, intel sudah datang sejak pagi dini hari dan meminta kami untuk keluar dari hotel ini," katanya di lokasi.

Halaman
123
Penulis: Hisyam Mudin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help