Presiden Jokowi Ceritakan Soal Serial Game of Thrones Pada Sambutan Opening Plenary IMF-WBG 2018

Presiden RI Joko Widodo, President World Bank Jim Yong Kim, Managing Director IMF Christine Lagarde menghadiri Opening Plenary IMF

Presiden Jokowi Ceritakan Soal Serial Game of Thrones Pada Sambutan Opening Plenary IMF-WBG 2018
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Suasana saat Jokowi bersama para menteri dalam acara Tri Hita Karana di Sofitel Nusa Dua serangkaian dengan IMF WB Annual Meeting 2018, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Presiden RI Joko Widodo, President World Bank Jim Yong Kim, Managing Director IMF Christine Lagarde menghadiri Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (12/11/2018) pagi.

Sekira pukul 09.10 WITA Presiden Jokowi, Jim Yong Kim dan Christine Lagarde tiba di Nusa Dua Hall BNDCC, dan disambut hangat oleh seluruh tamu VVIP, delegasi dan partisipan lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menceritakan serial Game of Thrones kepada seluruh peserta yang hadir dalam Opening Plenary Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Bali.

Berikut sambutan lengkapnya yang bercerita mengenai serial tersebut.

Dalam serial Game of Thrones, sejumlah Great Houses, Great Families, bertarung hebat antara satu sama lain, untuk mengambil alih kendal the Iron Throne. Mother of Dragons menggambarkan siklus kehidupan.

Perebutan kekuasaan antar para Great Houses itu bagaikan sebuah roda besar yang berputar. Seiring perputaran roda, satu Great House tengah berjaya, sementara House yang lain menghadapi kesulitan dan setelahnya, House yang lain berjaya, dengan menjatuhkan House yang lain.

Namun, yang mereka lupa, tatkala para Great Houses sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari Utara. Seorang Evil Winter, yang ingin merusak dan menyelimuti seluruh dunia dengan es dan kehancuran.

Dengan adanya kekhawatiran ancaman Evil Winter tersebut, akhirnya mereka sadar: tidak penting siapa yang duduki di Iron Throne. Yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan Evil Winter agar bencana global tidak terjadi. Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak poranda yang menyengsarakan kita semua.

Sambutan mengenai cerita serial ini pun mendapatkan tanggapan yang meriah dari seluruh peserta yang hadir.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help