PT Pindad Jalin Kemitraan Strategis dengan Waterbury Farrel Bangun Pabrik Amunisi di Malang

PT Pindad menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Waterbury Farrel

PT Pindad Jalin Kemitraan Strategis dengan Waterbury Farrel Bangun Pabrik Amunisi di Malang
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - PT Pindad menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Waterbury Farrel, salah satu divisi dari Magnum Integrated Technologies Inc., yang ada di Kanada, di sela pertemuan Annual Meeting IMF-World Bank Group 2018 di Bali.

“Kerja sama ini kedua belah pihak akan memproduksi amunisi kaliber kecil utamanya 556, kemudian 72 sama yang 9mm. Melihat Waterboury Farrel vendor teknologi dan menguasai teknologi prosesing untuk raw material. Sehingga bagi Pindad untuk masuk sampai ke industri hulu hilir itu sangat tepat,” jelas Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, Jumat (12/10/2018).

Penandatanganan MoU ini dilakukan antara Abraham, mewakili PT Pindad, dengan Presiden & CEO Waterbury Farrel, Andre Nazarian di Inaya Hotel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018) kemarin.

Abraham menyampaikan kerja sama tersebut lebih khusus untuk membangun pabrik amunisi kaliber kecil dengan nilai invetasi menembus 100 juta Dollar AS.

Kerja sama ini dengan skema Build Operate Tranfer (BOT).

Kerja sama ini lebih ke strategic-partnership untuk membangun pabrik amunisi kaliber kecil, dengan nilai investasi menembus 100 juta Dollar AS.

Lewat kerja sama tersebut Pindad menargetkan peningkatan produksi amunisinya.

”Harapan di tahun 2019 akhir nanti sudah mencapai penjualan 350 juta butir per tahun. Sebenarnya masih di bawah kebutuhan TNI-Polri yang kurang lebih 500 juta butir per tahun,” ungkapnya.

Abraham menuturkan, dengan menaikkan produksi amunisi menjadi 350 juta butir per tahun, sekaligus akan mempengaruhi pendapatan Pindad khusus amunisi saat ini Rp 1,4 triliun per tahun.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help