UMKM di Bali Tumbuh 3 Persen Setiap Tahun, Kabupaten Ini Paling Banyak Jumlahnya

Dari segi regulasi atau kebijakan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ingin mendorong jumlah pelaku wirausaha di Bali

UMKM di Bali Tumbuh 3 Persen Setiap Tahun, Kabupaten Ini Paling Banyak Jumlahnya
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra. 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dari segi regulasi atau kebijakan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) ingin mendorong jumlah pelaku wirausaha di Bali untuk tumbuh lebih besar.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Menteri Koperasi dan UKM yang melakukan MoU dengan seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Bali.

Dengan adanya MoU itu diharapkan output atau lulusan perguruan tinggi akan memilih jalan sebagai wirausaha.

I Gede Indra Dewa Putra selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM membeberkan kondisi UMKM yang ada di Bali saat ini.

Menurutnya, setiap tahun UMKM di Bali selalu bertumbuh sekitar 3 persen.

Data dari Dinas Koperasi dan UKM per Maret 2018 menunjukkan jumlah UMKM di Bali saat ini berada di angka 312.967.

Jumlah tersebut tersebar di masing-masing kabupaten/kota yang ada di Bali yang terbagi ke dalam empat kategori, berupa perdagangan, industri pertanian, industri non-pertanian dan aneka jasa.

Dari data tersebut juga dapat diketahui bahwa Kabupaten Bangli memiliki jumlah UMKM terbanyak yakni 43.948, sementara yang paling sedikit adalah Kabupaten Klungkung yang hanya di angka 9.712.

Proses dalam menciptakan wirausaha ini, kata Gede Indra, harus berawal dari menumbuhkan minat dari dalam diri seseorang.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved