1 Pelabuhan Penuhi Studi Kelayakan, Perlu Rp 153 M untuk Wujudkan Segitiga Emas

Rencana Pemkab Klungkung untuk merealisasikan pelabuhan segitiga emas yang menghubungkan Klungkung daratan dan kepulauan Nusa Penida

1 Pelabuhan Penuhi Studi Kelayakan, Perlu Rp 153 M untuk Wujudkan Segitiga Emas
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida, belum lama ini. Pemkab rencananya akan menjadikan Pelabuhan Sampalan sebagai pelabuhan segitiga emas. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Rencana Pemkab Klungkung untuk merealisasikan pelabuhan segitiga emas yang menghubungkan Klungkung daratan dan kepulauan Nusa Penida, masih terkendala anggaran.

Proyek ini setidaknya membutuhkan dana sekitar Rp 153 miliar.

Hal ini membuat pemkab harus berjuang untuk mendapat kucuran dana dari pemerintah pusat.

Sebagai tahap awal, Pemkab akan mendorong realisasi Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Lembongan.

Sejak awal dirancang, proyek pelabuhan segitiga emas dikonsep menghubungkan Klungkung daratan dan Kepulauan Nusa Penida meliputi Pelabuhan Pesinggahan (Klungkung daratan), Pelabuhan Sampalan (Nusa Penida), dan Pelabuhan Bias Munjul (Nusa Lembongan).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klungkung, I Nyoman Sucitra menjelaskan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan dukumen pendukung untuk ketiga pelabuhan tersebut agar memenuhi syarat administrasi.

“Kami mungkin akan dorong realiasi pelabuhan Bias Munjul dahulu karena sudah masuk Rencana Induk Pelabuhan Nasiona (RIPN). Kalau sudah ada penetapan RIPN, biasanya pusat cepat respons, makanya kami dorong yang di Bias Munjul dulu. Mana yang lengkap (dokumennya) itu yang kami dorong,” jelas Sucitra, Jumat (12/10/2018).

Pemkab mendorong realisasi Pelabuhan Bias Munjul di Pulau Lembongan karena lokasi itu sudah ditetapkan sebagai RIPN.

Selain itu, studi kelayakannya pun sudah lengkap dan diperkirakan pembangunan pelabuhan di Bias Munjul menelan anggaran Rp 25 miliar.

Sementara itu, rencana pelabuhan di Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan sudah siap dokumen studi kelayakan.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help