Banten Saraswati untuk Ribuan Lontar di UPT Lontar Unud

Walaupun tidak besar, ribuan Lontar di UPT Lontar Universitas Udayana tetap diupacarai pada Hari Saraswati ini

Banten Saraswati untuk Ribuan Lontar di UPT Lontar Unud
Tribun Bali/Putu Supartika
Upacara untuk lontar saat Saraswati, Sabtu (13/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Walaupun tidak besar, ribuan Lontar di UPT Lontar Universitas Udayana tetap diupacarai pada Hari Suci Saraswati ini.

"Upacaranya tidak besar. Hanya menghaturkan sorohan, ajuman atau banten saraswati, itu sudah secara apa adanya dan mohon tirta saraswati untuk dipercikkan pada lontar ini," kata Kepala UPT Lontar Unud, Ida Bagus Rai Putra.

Walaupun acara yang dilaksanakan tidaklah besar, tapi tetap pada esensinya.

Rai Putra mengatakan di sana tersimpan 937 cakep lontar yang resmi tercatat, selain itu ada juga hibah dari Unud untuk UPT Lontar sebanyak 212 cakep lontar, sehingga ada hampir seribu lebih koleksi lontar.

Ini belum termasuk hasil digitalisasi lontar yang ada di masyarakat yang dilakukan oleh timnya.

Di sini juga dilaksanakan konservasi lontar yang meliputi pembersihan, pengawetan, dan penghitaman dengan bahan yang terstandarisasi.

"Kami juga melakukan restorasi perbaikan lontar dan perekaman. Termasuk digitalisasi atau alih media dari lontar ke media digital," imbuhnya.

Di UPT Lontar ini juga ada bangak lontar yang jarang ditemui di masyarakat dan terpilih, semisal tentang kawiadnyanan atau kawisesan.

Ada juga lontar ilmu praktis semisal bagaimana orang mengupacarai barong, lontar Aji Pancasona dan beberapa lontar yang memang tidak disebarluaskan ke masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help