Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia di Hadapan Investor Asing

Pertemuan Annual Meetings IMF-WBG 2018 dimanfaatkan Luhut Binsar Pandjaitan untuk menarik investor masuk ke Indonesia

Menko Luhut Banggakan Pembangunan Indonesia di Hadapan Investor Asing
Istimewa
Kemenko Bidang Kemaritiman. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pertemuan Annual Meetings IMF-WBG 2018 di Bali benar-benar dioptimalkan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan untuk menarik investor masuk ke Indonesia.

Luhut mengatakan, Indonesia menjadi lahan subur untuk investasi strategis.

Pasalnya, arah pembangunan Indonesia saat ini telah berubah.

Dikatakannya, saat ini pemerintah telah berfokus pada pengembangan infrastruktur konektivitas.

Dimana pemerataan pembangunan menjadi fokus pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Dulu pembangunan terpusat di Jawa dan Sumatera saja. Kini seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dipercepat pembangunan infrastukturnya," jelas Luhut sebagai pembicara dalam Joint Seminar with S&P on Infrastructure and Sustainable Financing and Asia Sovereign Rating Outlook, sebagaimana dikutip dari rilis resmi Biro Informasi dan Hukum Kemenko Bidang Kemaritiman, Sabtu (13/10/2018).

Ditambahkan Luhut, hal ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Juga untuk menekan biaya logistik sehingga menurunkan harga barang di daerah luar Jawa.

Menurutnya, hal paling mudah dilihat adalah pembangunan jalan tol lintas Sumatera sejauh 2.700 km.

Atau pun pembukaan jalan baru sepanjang 1.920 km di sepanjang perbatasan Kalimantan.

Pembangunan kata Luhut, bukan hanya dilakukan pada aksesibilitas darat, aksesibilitas udara pun menjadi prioritas begitu juga aksebilitas laut.

"Semuanya menjadi fokus bersama. Bandara Wamena itu dulu terminalnya kecil. Kini telah bertransformasi menjadi bandara berstandar internasional. Begitu juga pelabuhan. Lima pelabuhan besar kita bangun untuk memperkuat akses maritim. Dari mulai Kuala Tanjung, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar, dan Bitung," ungkap Luhut.

Dengan perkembangan itu Menko Maritim minta investor tidak ragu untuk berinvestasi di Indonesia.

"Silakan datang dan bawa investasi ke Indonesia. Kami akan memberikan investasi yang menguntungkan bagi semua. Skemanya melalui blended finance. Ini wadah khusus yang menampung pendanaan dari berbagai sumber. Tujuannya, khusus untuk mendukung pembangunan berkelanjutan," imbuh Luhut.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help