Peserta Pekan Artikulasi Komunitas Tegaskan Tak ingin Bubarkan IMF-WBG

Peserta dari Pekan Artikulasi Budaya Komunitas yang digagas oleh Gerak Lawan menggelar doa bersama terkait perayaan hari suci Saraswati

Peserta Pekan Artikulasi Komunitas Tegaskan Tak ingin Bubarkan IMF-WBG
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua Panitia Lokal Bali dari Pekan Artikulasi Budaya Komunitas, I Nyoman Mahardika memimpin aksi doa bersama di Lapanhan Timur Monumen Bajra Sandi, Denpasar, Bali pada Sabtu, (13/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Peserta dari Pekan Artikulasi Budaya Komunitas yang digagas oleh Gerak Lawan menggelar doa bersama terkait perayaan hari suci Saraswati di Parkir Timur Monumen Bajra Sandi pada Sabtu, (13/10/2018) pagi.

Aksi ini sempat menuai pertentangan dari aparat kepolisian.

Pada saat Tribun Bali melaksanakan peliputan di lapangan, terlihat beberapa peserta tengah bersitegang dengan kepolisian.

Kapolsek Denpasar Timur, AKP I Nyoman Karang Adi Putra pun sempat mempertanyakan izin dari gelaran aksi tersebut.

Namun aksi doa bersama ini tetap berlangsung dengan dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Ketua Panitia Lokal Bali dari Pekan Artikulasi Budaya Komunitas, I Nyoman Mahardika saat ditemui usai gelaran aksi menuturkan, bahwa kegiatan ini adalah aksi damai dalam memperingati hari Raya Saraswati.

Aksi dipimpin oleh Mahardika sendiri bersama dengan umat Hindu lainnya yang ikut dalam Pekan Artikulasi Budaya Komunitas.

Mahardika menjelaskan, bahwa sebenarnya pada hari ini telah terjadwal aksi long march, namun dikarenakan bertepatan dengan Saraswati aksi akhirnya diganti dengan doa bersama sesuai dengan keyakinan umat Hindu.

Bagi umat lain, dipersilakan untuk menyesuaikan dengan keyakinannya masing-masing.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved