CPNS 2018

7 Formasi Cumlaude Masih Lowong di Badung, Dua Hari Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS 2018

Dua hari menjelang penutupan penerimaan CPNS 2018, ternyata masih terdapat tujuh formasi yang belum ada peminatnya

7 Formasi Cumlaude Masih Lowong di Badung, Dua Hari Jelang Penutupan Pendaftaran CPNS 2018
Tribun Bali/Apriadi Gunawan
Ilustrasi CPNS 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dua hari menjelang penutupan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, ternyata masih terdapat tujuh formasi yang belum ada peminatnya di Kabupaten Badung.

Tak ada satu pun yang mendaftar.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung pun mengakui kondisi ini.

Mirisnya, tujuh formasi yang minim peminat adalah alokasi untuk lulusan terbaik atau cumlaude.

“Iya benar (7 formasi lowong). Berdasarkan laporan staf kami sampai Jumat kemarin pukul 13.00 WITA, belum ada satu pun pelamar pada tujuh formasi dimaksud,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Badung, I Gede Wijaya, saat dikonfirmasi Sabtu (13/10/2018).

Tujuh formasi yang belum mendapat pelamar pada penerimaan CPNS Kabupaten Badung tahun 2018, di antaranya guru kelas ahli pertama dengan kualifikasi S1 Pendidikan Guru SD di SD 7 Dalung, guru kelas ahli pertama dengan kualifikasi S1 Pendidikan Guru SD di SD 4 Ungasan, guru kelas ahli pertama kualifikasi S1 Pendidikan Guru SD di SD 5 Kuta, guru kelas ahli pertama kualifikasi S1 Pendidikan Guru SD di SD 4 Tuban.

Kemudian guru muatan lokal ahli pertama kualifikasi S1 Pendidikan Bahasa Bali/Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Bali di SMP 2 Abiansemal, guru muatan lokal ahli pertama kualifikasi S1 Pendidikan Bahasa Bali/Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Bali di SMP 2 Kuta Utara, dan guru muatan lokal ahli pertama kualifikasi S1 Pendidikan Bahasa Bali/Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah Bali di SMP 2 Kuta.

Saat ini BKPSDM Badung masih menunggu hingga waktu penutupan pendaftaran.

Wijaya pun mengimbau masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk cepat melakukan pendaftaran pada formasi yang lowong tersebut.

“Kami tunggu dulu. Ini kami masih ada waktu sampai tanggal 15 Oktober 2018. Makanya sehubungan dengan hal tersebut kami sampaikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat untuk dapat melakukan pelamaran sesuai jadwal dan persyaratan yang telah ditentukan,” jelasnya.

Jika sampai batas waktu pendaftaran tanggal 15 Oktober 2018, belum juga ada pelamar untuk tujuh formasi dimaksud, BKPSDM berencana melaporkan hal ini ke pemerintah pusat.

Sementara, untuk formasi lainnya seperti tenaga kesehatan, dokter ahli pertama (pendidikan S1), dokter gigi (pendidikan S1), perawat (pendidikan S-1), apoteker (pendidikan S-1), perawat terampil (pendidikan D3) dan perawat gigi (pendidikan D3), sudah terisi.

Adapun berkas pelamar yang sudah masuk ke Kabupaten Badung saat ini sudah mencapai 1.200 lebih dengan berbagai formasi pelamar. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help