Ketua NPC Bali Bangga dengan Prestasi Atlet Difabel Bali di Asian Para Games 2018

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Bali, I Gede Nyoman Sumita bangga dengan prestasi para atlet difabel Bali

Ketua NPC Bali Bangga dengan Prestasi Atlet Difabel Bali di Asian Para Games 2018
Tribun Bali/Putu Dewi Adi Damayanthi
I Gede Nyoman Sumita ketika ditemui di Jalan Serma Mendra, Denpasar, Bali, Sabtu (13/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ketua National Paralympic Committee (NPC) Bali, I Gede Nyoman Sumita bangga dengan prestasi para atlet difabel Bali, yang telah berjuang di Asian Para Games (APG) 2018.

Asian Para Games 2018 telah berakhir, Indonesia berada diperingkat kelima dengan 37 medali emas, 47 medali perak dan 51 medali perunggu. 

Atlet difabel Bali menyumbang medali untuk Indonesia.

Para atlet tersebut ialah Ni Made Arianti Putri memperoleh 2 medali perak di cabang olahraga (cabor) atletik kategori lari 100 meter putri  (T13) dan lari 400 meter putri (T13).

Ni Nengah Widiasih mendapatkan medali perak di cabor angkat berat kategori 45 kg putri.

Dua medali perunggu diperoleh  I Wayan Damai di cabor Lawn Bowls kategori tunggal putra (B6) dan Mixed Pairs (B6).

Satu medali perunggu diperoleh Ni Nengah Widiasih di cabor angkat berat 86 kg.

Medali perunggu diperoleh Ni Made Karyadewi di cabor balap sepeda kategori time trial putri (H2-4).

Ketua NPC Bali, I Gede Nyoman Sumita mengaku senang dan bangga dengan prestasi yang ditorehkan para atlet Bali tersebut di tingkat Asia.

“Kami sangat bangga dan bahagia sekali, terima kasih kepada seluruh rekan-rekan atlet yang bertanding di Asian Para Games yang begitu gigih, disiplin dengan aturan-aturan yang ada, kemudian kerja keras mereka untuk meraih prestasi yang terbaik,“ ucapnya saat ditemui Tribun Bali di Jalan Serma Mendra, Denpasar, Bali, Sabtu (13/10/2018).

Ia juga berkata, rencananya para atlet Bali yang memperoleh medali di APG 2018 akan mendapatkan penghargaan seperti halnya atlet Bali yang memperoleh medali di Asian Games 2018.

Ia berujar, hal tersebut sudah dikordinasikan pada pemerintah Provinsi Bali.

“Kami kemarin sudah menghadap Kepala Dispora Bali, intinya beliau mengatakan bahwa tidak ada perbedaan (antara atlet difabel dan atlet normal). Kami kemarin sudah perjuangkan itu (bonus), rasanya beliau sudah antusias sekali memperhatikan kami. Yang jelas tali kasih nanti mungkin sudah diperhitungkan sama beliau (Gubenur Bali), entah nilainya berapa, kami tidak melihat jumlahnya yang penting perhatian beliau ada,” ucapnya. (*)

Penulis: Putu Dewi Adi Damayanthi
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved