Gubernur Koster: Kami Ingin Wisatawan yang Datang ke Bali Adalah Tamu Berkelas

Gubernur Koster: Kami Ingin Wisatawan yang Datang ke Bali Adalah Tamu Berkelas

Gubernur Koster: Kami Ingin Wisatawan yang Datang ke Bali Adalah Tamu Berkelas
TRIBUN BALI/WEMA SATYADINATA
Gubernur Bali, Wayan Koster. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-Terkait adanya informasi Bali yang dijual murah oleh travel agent Tiongkok, membuat Gubernur dan Wakil Gubernur Bali angkat bicara.

Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan PHRI dan pelaku industri pariwisata supaya kedepan pariwisata Bali menjadi lebih tertata dan tidak dijual murah. 

Koster melanjutkan pariwisata Bali kedepan akan ditingkatkan standar kualitas pelayanannya.

“Jangan ada lagi yang jual murah seperti itu. Saya akan berkoordinasi dengan PHRI dan pelaku Industri pariwisata agar betul-betul ditata. Saya akan mengecek ini seperti apa kejadian yang sesungguhnya,” kata Koster saat ditemui di Kantor Gubernur Bali, pada Senin (15/10/2018).

Ia menyatakan kalau hal itu benar terjadi, pihaknya segera akan berkoordinasi dengan Pemerintah Tiongkok agar tidak lagi para travel agentnya menerapkan  sistem seperti itu.

“Kami ingin orang yang datang ke Bali adalah tamu yang berkelas, kalau kesini tidak hanya tidur tetapi juga berbelanja (spending money),” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali sekaligus Ketua PHRI Bali, Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyatakan keheranannya dan segera menyelidiki kebenaran informasi terkait dijualnya Bali dengan murah kepada wisatawan Tiongkok.

“Masih perlu saya selidiki, kalau Rp 600 ribu 5 hari, kan jadi Rp 120 ribu per hari, bagaimana caranya. Kalau Rp 1 juta masih wajar,” sebutnya.

Cok Ace memperkirakan mereka menggunakan satu kamar yang luas namun ditempati oleh banyak orang.

“Bisa saja dalam satu kamar dimasukkan 8 bed, masing-masing bed mereka bayar Rp 50 ribu, mungkin praktek seperti itu yang berkembang,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved