Bagaimana Nasib  Gede Yudi di Taiwan? Perjuangan Sang Kekasih Belum Membuahkan Hasil

Bagaimana Nasib  Gede Yudi di Taiwan? Perjuangan Sang Kekasih Belum Membuahkan Hasil

Bagaimana Nasib  Gede Yudi di Taiwan? Perjuangan Sang Kekasih Belum Membuahkan Hasil
net
Ilustrasi TKI 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Masih ingat dengan kasus yang menimpa Gede Yudi Ermawan (23) seorang pria asal Kecamatan Sukasada, Buleleng yang bekerja di Taiwan?

Hingga saat ini, Yudi belum kembali pulang ke kampung halamannya.

Ia disebut-sebut belum mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang ada di Taiwan, padahal kini ia terancam diciduk oleh Imigrasi Taiwan lantaran tidak mengantongi visa kerja.

Baca: Karma, Istri Marah Karena Suami Selingkuh, Besok Suami Tewas, Selingkuhannya Tak Sadarkan Diri

Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Singaraja, Thomas Aries Munandar saat ditemui Kamis (18/10/2018) membeberkan, berdasarkan hasil koordinasi, hingga saat ini Yudi memang belum mendatangi  KBRI yang ada di Taiwan.

Padahal, pemerintah sangat ingin membantunya agar dapat kembali pulang ke Indonesia, dan tidak menjadi tahanan pihak Imigrasi Taiwan.

"Yang bersangkutan (Yudi,red) memang mengetahui bahwa dia berangkat secara non prosedural (ilegal). Saat berangkat pun dia tahu kalau visa yang dipegang bukan visa kerja. Namun upah yang diterima memang tidak sesuai dengan perjanjian. Yakni hanya sekitar Rp 10 juta. Dimana perjanjian awal sekitar Rp 20 juta," terang Thomas.

Baca: Kerap Bertemu Sule, Rita Tila: Maaf Kalau Ada yang Marah, Pesinden ini Sedang Menyindir Seseorang?

Karena upah yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian itulah, sehingga Yudi meminta kepada kekasihnya untuk melapor ke Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja Buleleng.

Menerima adanya laporan itu, sebut Thomas, pihaknya pun langsung menindaklanjuti, dengan menggali keterangan langsung kepada orangtua Yudi.

"Dari keterangan keluarganya, yang bersangkutan memang membayar sejumlah uang sebesar Rp 75 juta agar bisa bekerja di Taiwan. Sampai saat ini keluarga pun memang masih bisa berkomunikasi, keadaannya juga sehat.  Kami juga sempat berkomunikasi via Whatsapp dan dia mengakui bahwa keberangkatannya ke Taiwan itu secara non prosedural," kata Thomas.

Baca: Usai Tumbangkan McGregor, Khabib Beri Sinyal Nantang Mayweather Jr, Mike Tyson Turun Tangan

Mengingat masa berlaku visa liburan yang dimiliki oleh Yudi telah habis, pihaknya bersama BP3TKI Denpasar telah mengimbau agar Yudi segera melaporkan kondisinya kepada KBRI yang ada di Taiwan, agar diberikan perlindungan hukum.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved