Gempa dan Tsunami Sulteng, Wanita Ini Kisahkan Masa Paling Menakutkan Masuk Kubangan Lumpur

Gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah menyisakan kisah dari para korban bencana.

Gempa dan Tsunami Sulteng, Wanita Ini Kisahkan Masa Paling Menakutkan Masuk Kubangan Lumpur
kompas.com/Rosyid A Azhar

TRIBUN-BALI.COM - Gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah menyisakan kisah dari para korban bencana.

Kali ini kisah dari 6 perempuan yang mencoba meloloskan diri dari likuifaksi tanah menjadi lumpur yang meluluh lantakkan seluruh bangunan yang ada di daerah Petobo.

Desi Mahfudzah (20) mengisahkan perjuangannya meloloskan diri dari jebakan lumpur yang mengubur banyak nyawa pada Jumat (28/09) petang.

Desi yang saat itu beranjak untuk membersihkan diri dengan mandi, tiba-tiba merasakan guncangan gempa yang sangat hebat.

Dinding kamar mandi dan rumahnya ambruk akibat gempa yang terjadi dengan skala 7,4.

Tanah tempatnya berpijak amblas dan ia terperosok dalam kubangan lumpur.

Desi menjerit sekerasnya untuk meminta pertolongan.

Tetapi orang sekitarnya juga mengalami hal yang sama, mereka semua juga menjerit untuk mendapatkan pertolongan.

"Saya masih mendengar suara azan. Namun, tidak terus karena tiba-tiba semua berguncang hebat, rumah ambruk, gelap menyergap seluruh wilayah Petobo," kata Desi, Sabtu (13/10).

Ibunya, Nani (42) memanggil nama anak-anaknya untuk berkumpul bersamanya.

Halaman
1234
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved