Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan Bagi Pensiunan PNS

Bank Mantap Kantor Pusat menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat

Bank Mantap Gelar Edukasi Perbankan Bagi Pensiunan PNS
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Acara Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat, di Denpasar, Jumat (19/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dalam rangka menjalankan program literasi keuangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) Kantor Pusat menyelenggarakan Edukasi Perbankan Dalam Rangka Meningkatkan Literasi Kepada Masyarakat di Auditorium RRI Denpasar, dengan mengambil tema ‘Edukasi Perbankan & Literasi Keuangan Program Pengenalan Perbankan dan Keuangan’.

Direktur Bank Mantap, Nurkholis Wahyudi, mengatakan, pada tahun 2018 sasaran program edukasi adalah para pensiunan PNS, yang tergabung dalam Komunitas PWRI dan pensiunan TNI/POLRI yang tergabung dalam Komunitas PEPABRI.

“Edukasi perbankan tersebut dalam rangka implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) dan menginformasikan fitur dasar produk serta layanan jasa keuangan. Termasuk memberikan keterampilan terkait manfaat biaya dan risiko, dalam memanfaatkan produk bank yang dibutuhkan pensiunan untuk selalu produktif dan aktif sesuai dengan visi misi perseroan,” ujar Nurkholis di Denpasar, Jumat (19/10/2018).

Nurkholis menambahkan, edukasi yang diadakan di Denpasar merupakan bagian dari roadshow di beberapa kota besar di Indonesia, yang sebelumnya diadakan di kota Makassar dan penyelenggaraan edukasi perbankan ini dilakukan secara rutin, yang merupakan amanat dari OJK kepada seluruh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).

“Dalam bagian rangkaian acara ini, kami juga menyelengarakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), yaitu Mantap berbagi dengan memberikan 150 unit sembako dan uang saku kepada para masyarakat yang hadir dalam acara. Tujuan CSR tersebut merupakan bhakti kami kepada masyarakat dan wujud syukur atas perkembangan bisnis perseroan,” ujar Nurkholis.

Sampai dengan September 2018 total aset yang dimiliki Bank Mantap di posisi Rp 17,84 triliun atau tumbuh sekitar 41 persen.

Sedangkan posisi Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 13,52 triliun, atau tumbuh sampai dengan 55,1 persen, untuk penyaluran kredit berkisar Rp 14,31 triliun atau meningkat sampai 56,4 persen.

Khusus untuk penyaluran kredit pensiunan sebesar Rp 12,72 triliun, dengan persentase tumbuh 82 persen.

Sedangkan laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp 259,5 miliar atau naik sampai dengan 135,8 persen dari periode tahun sebelumnya.

Saat ini Bank Mantap mempunyai jaringan kantor sebanyak 220 jaringan yang tersebar di 28 provinsi. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved