Dengan Rujukan Online, Pelayanan JKN-KIS Menjadi Kian Baik

Sistem rujukan online ternyata banyak mendapat penilaian positif oleh peserta JKN-KIS

Dengan Rujukan Online, Pelayanan JKN-KIS Menjadi Kian Baik
Istimewa

TRIBUN-BALI.COM,SEMARAPURA - Sistem rujukan online yang baru saja diluncurkan oleh BPJS Kesehatan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), ternyata banyak mendapat penilaian positif oleh peserta JKN-KIS.

Penilaian ini berdasarkan pembuktian langsung oleh peserta yang mengakses pelayanan JKN-KIS dan dirujuk secara online.

Salah satu peserta tersebut adalah Ni Wayan Budawati (40).

Ia tampak sumringah ketika menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS untuk keperluan operasinya saat sistem baru BPJS Kesehatan yaitu rujukan online baru mulai dilaksanakan.

Peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) ini baru menggunakan jaminan dari BPJS Kesehatan sebanyak 2 kali dengan pelayanan yang sangat baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ditemani suaminya, I Made Suariyana (46), Budawati menceritakan bahwa dirinya dengan 5 orang keluarga yang berada satu KK dengannya, terdaftar sebagai peserta JKN-KIS kelas 2 dari tahun 2015, biaya yang harus dibayarkannya setiap bulan adalah Rp. 51.000,- per orang.

Menurutnya biaya tersebut tidaklah terasa mahal ketika manfaat yang diperolehnya justru jauh lebih besar.

“Selama 2 kali saya menggunakan kartu JKN-KIS ini saya merasa sangat puas. Pertama saya menggunakan kartu ini saat saya menderita sakit kepala vertigo. Ketika itu saya dirujuk ke rumah sakit swasta secara manual dan saya dilayani dengan sangat baik. Kemudian kedua saat saya didiagnosa kista dan harus diangkat melalui operasi, ini terjadi pada bulan Agustus 2018. Saat itu saya dirujuk secara online ke rumah sakit swasta yang sama, kemudian saya dirujuk lagi ke rumah sakit pemerintah yang tipenya lebih tinggi, tanpa halangan operasi saya langsung dilakukan secara lancar dan sekarang sudah berangsur sembuh,” ceritanya saat ditemui pada Selasa (16/10/2018). 

Suaminya juga ikut menceritakan dengan nada senang bahwa selama ini yang mengurus administrasi JKN-KIS adalah dirinya.

Selama pengurusan tersebut dirinya mengaku tidak ada proses yang berbelit-belit.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved