Subak Belong Pejeng Panen 8 Ton Padi Unggulan Hibrida Intani 602 dan 301

Subak Belong, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar melaksanakan panen padi unggulan Hibrida Intani 602 dan 301

Subak Belong Pejeng Panen 8 Ton Padi Unggulan Hibrida Intani 602 dan 301
Istimewa
Pelaksanaan panen padi di Subak Belong Pejeng, Gianyar, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Subak Belong, Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar melaksanakan panen padi unggulan Hibrida Intani 602 dan 301, Rabu (23/10/2018).

Panen ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kodim 1616/Gianyar dan Distan Kabupaten Gianyar.

Pelaksanaan panen padi perdana diawali dengan acara sosialisasi produk unggulan berupa jagung dan padi di Aula BPP Kecamatan Tampaksiring, yang dihadiri Perwakilan PT BISI Internasional Tbk., I Ketut Nata, dari unsur Pemkab Gianyar hadir Kadistan Kabupaten Gianyar I Made Raka beserta jajarannya, serta Dandim 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat S.E., beserta jajaran, yang diikuti pula Para Pekaseh se-Kabupaten Gianyar serta ratusan anggota Subak Belong.

Penyampaian Dandim1616/Gianyar pada sosialisasi tersebut, kegiatan panen padi perdana ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah yang bekerja sama dengan TNI, dan sebagai leading sektor Dinas Pertanian untuk melakukan uji coba produk unggulan dan pengawasan, serta memonitor pelaksanan kegiatan pertanian untuk memperoleh hasil yang lebih bagus untuk menuju swasembada pangan dan ketahanan pangan.

Inovasi-inovasi sangat penting dilakukan sebagai upaya memperoleh terobosan baru guna meningkatkan hasil produksi.

"Kodim 1616/Gianyar siap mendukung dengan mengerahkan unsur Babinsa untuk mendampingi para petani," kata Dandim.

Pada pelaksanaan panen perdana di Subak Belong ini digunakan sistem pengubinan dengan ukuran 2,5 meter X 2,5 meter, dengan tujuan untuk mengetahui hasil perkiraan produksi seluas 16 hektare.

"Dengan jenis padi unggulan Hibrida Intani 301 dan pengubinan luas yang sama diperoleh hasil 8 ton, sehingga dapat disimpulkan hasilnya tergolong tinggi," ujar Kadistan Kabupaten Gianyar I Made Raka.

Made Raka juga mengharapkan kedepannya supaya hubungan Dinas Pertanian Gianyar dengan Kodim 1616/Gianyar tetap kokoh, bersinergi dalam mendukung program pemerintah yaitu peningkatan hasil pertanian menuju swasembada pangan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved