Bali Paradise

Tak Punya Anggaran Susun Dokumen, Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Baru di Klungkung Tertunda

Minimnya anggaran membuat Pemkab Klungkung kesulitan melakukan pengembangan destinasi wisata

Tak Punya Anggaran Susun Dokumen, Pengembangan Tujuh Destinasi Wisata Baru di Klungkung Tertunda
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Objek wisata Bukit Teletubies di Desa Tanglad, Nusa Penida, beberapa waktu lalu. Pemkab Kungkung berencana lakukan pengembanhan terhadap tujuh objek wisata namun masih kekurangan dana 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Minimnya anggaran membuat Pemkab Klungkung kesulitan melakukan pengembangan destinasi wisata.

Hanya untuk membuat dokumen rencana pengembangan, pemkab harus menunggu tahun depan untuk penganggarannya.

Padahal Klungkung tengah fokus melakukan pengembangan tujuh destinasi.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, I Nengah Sukasta mengungkapkan, pemkab berencana melakukan pengembangan tujuh destinasi yakni Pantai Atuh di Desa Pejukutan, Pantai Swehan dan Bukit Teletubies di Desa Tanglad, Pantai Broken Beach dan Tebing Klingking di Desa Bunga Mekar.

Serta Tirta Harum di Desa Nyalian dan Tirtha Dedari di Desa Getakan, Banjarangkan.

Dokumen perencanaan untuk pengembangan destinasi itu awalnya disusun tahun 2018 ini.

Namun karena terbatasnya anggaran di daerah, Dinas Pariwisata baru dapat menyusun dokumen perencanaan itu tahun 2019 mendatang.

Nantinya dokumen itu sebagai syarat untuk memohon anggaran pengembangan destinasi wisata ke pemerintah pusat.

"Sebenarnya ada celah untuk memohon anggaran ke pemeritnah pusat. Tapi kami baru bisa susun dokumen perencanaannya tahun 2019 sehingga kami sedikit agak terlambat," ujar Nengah Sukasta.

Kata Sukasta, ketujuh objek wisata itu saat ini masih alami dan secara fisik belum ada pembangunan infrastruktur yang signifikan dari masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved