Tak Cukup untuk Keperluan Dapur, DPRD Karangasem Minta Insentif Guru PAUD Naik

Sejumlah anggota DPRD Karangasem mendorong agar Pemerintah Kabupaten Karangasem menaikkan insentif guru PAUD

Tak Cukup untuk Keperluan Dapur, DPRD Karangasem Minta Insentif Guru PAUD Naik
Tribun Bali/Saiful Rohim
Angota DPRD Karangasem, I Wayan Tama. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Sejumlah anggota DPRD Karangasem mendorong agar Pemerintah Kabupaten Karangasem menaikkan insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Karangasem, dari Rp 600 ribu per bulan menjadi Rp 1 juta per bulan.

Menurut Wayan Taman, insentif yang diterima guru kontrak di PAUD, cukup kecil.

Tidak mencerminkan kemanusiaan.

Insentif sekarang cukup untuk membeli sabun, sikat, serta odol.

Tidak cukup untuk keperluan dapur, apalagi untuk keperluan anaknya.

"Insentif cuma Rp 600 ribu. Berarti insentif mereka Rp 20.000 per hari. Sama sekali tidak mencerminkan kemanusiaan. Kita akan usaha agar insentif dinaikkan," kata Tama, ditemui di gedung DPRD, Jumat (26/10/2018).

Anggota DPRD dapil Kecamatan Manggis itu mengatakan, peran guru PAUD dalam membentuk karakter anak usia dini cukup penting.

Setiap hari guru PAUD mendampingi, mengantar, serta menjaga anak didik agar kelak menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan agama.

Insentif guru PAUD harus diprioritaskan, dan diperhatikan.

Menurutnya, insentif yang diterima guru PAUD dengan Tunjangan Prestasi Kerja (TPK) eksekutif jauh berbeda.

Halaman
12
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved