Tiga Orang Digigit Anjing Diduga Rabies, Data Dinkes Jembrana Sejak 2008 Ada Tiga yang Tewas

Tiga orang warga Banjar Sumbul Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo Jembrana, menjadi korban gigitan anjing

Tiga Orang Digigit Anjing Diduga Rabies, Data Dinkes Jembrana Sejak 2008 Ada Tiga yang Tewas
Infografis Tribun Bali/Prima

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Tiga orang warga Banjar Sumbul Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo Jembrana, menjadi korban gigitan anjing.

Ada dugaan bahwa anjing berwarna cokelat itu mengidap rabies.

Tim medis sedang melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sampel yang diambil dari otak anjing, apakah positif rabies atau tidak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr Putu Suasta mengakui, ada tiga orang warga yang menjadi korban gigitan anjing.

Hanya saja, ia belum dapat memastikan apakah anjing mengidap rabies atau tidak.

Karena itu, untuk sampel otak anjing yang menggigit tiga orang warga, Kamis (26/10/2018) lalu itu masih diperiksa.

"Kami sudah lakukan penanganan, setelah mendapat laporan. Sampel otak anjing kami ambil, dan dibawa ke laboratorium, untuk memastikan apakah positif rabies atau tidak," ucapnya, Jumat (26/10/2018).

Ia menyebutkan, di Banjar Sumbul Desa Yehembang Kangin itu, adalah kasus ke dua kalinya adanya gigitan oleh anjing.

Namun, kasus kedua ini masih didalami oleh tim.

Kasus pertama, terjadi sekitar 2010 lalu.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved