Serba Serbi

Penyakit Nonmedis Tak Terlacak Oleh Medis, Black Magic Bisa Ditransfer Lewat Tangan

Menurut Spiritualis bidang pengobatan, penyakit yang sifatnya nonmedis tidak akan bisa terlacak oleh medis

Penyakit Nonmedis Tak Terlacak Oleh Medis, Black Magic Bisa Ditransfer Lewat Tangan
Tribun Bali/Putu Supartika
Jro Nyoman Darmayuda. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menurut Spiritualis bidang pengobatan, Jro Nyoman Darmayuda dari Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan, penyakit yang sifatnya nonmedis tidak akan bisa terlacak oleh medis.

"Orang kena racun (cetik) di medis pasti dibilang maag, perut kembung, asam lambung. Setiap hari kondisinya akan semakin lemah karena digerogiti cetik. Dan itu tidak bisa dideteksi medis. Nanti 4 atau 5 tahun habis berat badannya," katanya saat ditemui, Rabu (24/10/2018) kemarin di kediamannya.

Ia menambahkan, jika terkena cetik Bali pasti ginjal seseorang akan bengkak.

"Kalau ada aura negatif, saat diambil pasti akan merasakan sakit dan teriak. Dan bagaimanapun juga magic tidak akan bisa dilihat," imbuhnya.

Dengan kemajuan zaman saat sekarang ini, ia mengatakan sarana magic sudah ada di tangan.

Misal saat diberikan kopi dan di tangan pemberinya sudah ada magic, maka saat kopi dipegang sudah ada racunnya.

Seseorang tidak akan bisa melihat racun karena semua angin, magic, desti tidak bisa dilihat.

Menurutnya, jika sakit sampai dua atau tiga kali berobat ke medis tapi belum ada perubahan, maka harus sigap menyikapinya.

"Harus sigap mengambil langkah, ada apa ini. Kalau sakit medis belum dua tiga kali berobat mungkin sudah ada perubahan. Kalau sampai dua tiga kali tambah parah harus cepat ngambil langkah. Kita harus nunas pemargi (meminta petunjuk) ke niskala. Kita minta petunjuk sama Beliau," paparnya.

Saat ini juga banyak yang kena stroke ringan saat umur masih muda, baru 25 tahun bahkan 30 atau 40 tahun.

Hal tersebut penyebabnya secara medis 20 persen dan non medis hampir 50 persen bahkan lebih.

"Beberapa kali datang ke rumah sakit dibilang urat kejepit bahkan sakitnya tambah parah. Urat kejepit betul dalam medis, namun pasti ada unsur negatifnya," katanya.

Selain itu, terkait penyakit diabetes, jika diabet kering maka itu murni penyakit medis dan betul-betul tidak ada gangguan.

"Kalau diabet basah, 90 persen adalah penyakit nonmedis. Karena borok dari kecil, dua bulan sudah lubang besar. Kalau sudah begitu satu-satunya jalan maka kita harus yakin dan percaya dengan unsur niskala," imbuhnya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved