50 Persen LPJU Rusak Berat, Jalan Penghubung Bangli - Buleleng Tanpa Lampu

Sepanjang jalan hutan lindung Kintamani, yang menjadi jalur penghubung Kabupaten Bangli dan Buleleng, tidak nampak tersedia LPJU

50 Persen LPJU Rusak Berat, Jalan Penghubung Bangli - Buleleng Tanpa Lampu
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Jalan di wilayah Kintamani tanpa dilengkapi LPJU. Semisal jalur hutan lindung jurusan Pura Pucak Penulisan menuju Desa Catur, Kintamani, maupun di Jalan Raya Kintamani menuju Desa Sukawana, Minggu (28/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sepanjang jalan hutan lindung Kintamani, yang menjadi jalur penghubung Kabupaten Bangli dan Buleleng, tidak nampak tersedia LPJU.

Padahal kondisi jalur tersebut berkelok-kelok, ditambah kabut tebal ketika malam hari.

Memiliki jumlah total 827 unit Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), nampaknya masih tergolong kurang.

Pasalnya, jumlah tersebut belum mampu menerangi jalan umum, utamanya jalur protokol.

Kepala Dinas Perhubungan, Gede Arta saat dikonfirmasi Minggu (28/10/2018) mengaku pengelolaan aset LPJU baru tahun ini diserahkan kepada Dinas Perhubungan.

Itupun hanya sebatas mengaktifkan kembali yang sudah ada, serta melakukan perbaikan.

Dari total 827 unit LPJU, 413 unit di antaranya terkategori rusak berat.

Ketersediaan LPJU di Kabupaten Bangli ini tergolong minim.

Dari total 827 unit lampu yang tersebar di 38 titik, paling banyak hanya tersedia di wilayah sekitar kota.

Mulai dari pintu masuk Bangli sebelah selatan hingga Kelurahan Kubu, Bangli; dan di wilayah objek wisata Penelokan hingga wilayah Tenten, Kintamani.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved