Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan Gelar Karya di Pura Kawitan

Akan digelar puncak karya di Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan

Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan Gelar Karya di Pura Kawitan
Istimewa
Persiapan karya di Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan, Minggu (28/10/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bertepatan hari raya Kuningan mendatang, 5 Januari 2019, akan digelar puncak karya di Pura Kawitan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan.

Baca: Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh, Sebelumnya Terbang dari Denpasar ke Cengkareng

Sejumlah persiapan karya tampak sudah dilakukan di pura yang terletak di pinggir jalan Bay Pas IB Mantra, Banjar Dukuh Nyuh Aya, Gelgel, Klungkung, Minggu (28/10/2018) kemarin.

Awal prosesi Karya Mamungkah, Mupuk Pedagingan, Matawur Balik Sumpah Utama di Pura Dalem Agung Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan, dilakukan sejak 13 Oktober lalu, dengan matur piuning dan nyukat genah.

Disusul prosesi nanceb pada 24 Oktober 2018.

Baca: Peserta CPNS Keluhkan Jadwal CAT yang Belum Pasti, Budiasa Mengaku Ditentukan Pusat

Dalam rapat evaluasi persiapan karya, Sekretaris Umum Drs. I Made Legawa, M.Si., yang mewakili Ketua Umum Pengurus Pusat Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan, I Gusti Agung Putu Yadnya, mengatakan, karya ini merupakan karya yang kedua kalinya.

Sebelumnya, di tahun 1994 juga pernah diselenggarakan karya serupa.

Mengingat, selama 25 tahun ini ada sejumlah perbaikan bangunan baik di utama mandala, madya dan nista mandala Pura.

Sehingga sebagaimana petunjuk dari Yajamana Karya Ida Pedanda Gede Kediri Putra Keniten, dari geria Kediri – Kamasan, Klungkung, sudah sepantasnya diselenggarakan karya.

“Kami berharap seluruh Pratisentana Shri Nararya Kresna Kepakisan dimana pun berada agar “pedek tangkil” (datang sembahyang) kepada ida bhatara kawitan,” katanya.

Sementara itu, prosesi selanjutnya digelar melaspas wewangunan sanggar tawang dan taring (22/11/2018), nunas tirta anggen nyangkling (30/11/2018), Neteg, Nyangkling dan Ngaturan yasa Kerti (1/12/2018), upacara Rsi Gana (21/12/2018), Nuur Betara tirta dari 20 Pura (22/12/2018), Nedunan dan Ngiyas Ida Bhatara (28/12/2018), Melasti, Mapakelem, memasar, mendak siwi (29/12/2018).

Untuk upacara mepada Tawur dan Memben diselenggarakan 1 Januari 2019. Tawur Balik Sumpah Agung dan Mendem Pedagingan (2/1), dan dilanjutkan Nyepiang karya (3/1/2019).

Puncak karya, mapeselang, majejiwan, ngindang, pedanan, Ngaturan piodalan pada 5 Januari 2019.

Ida Bhatara Kawitan nyejer atau mesineb pada 14 Januari.

Untuk prosesi nyenuk 11 Januari 2019, dan nyegara gunung 15 Januari 2019 di Pura Goa Lawah.(*)

  

Penulis: I Putu Darmendra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved