Energi Baru Terbarukan Bisa Hemat Hingga 50 Persen, BLU Sosialiasi Energi ke Pemda

P3TKEBTKE melakukan sosialisasi jasa layanan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) kepada pemerintah daerah

Energi Baru Terbarukan Bisa Hemat Hingga 50 Persen, BLU Sosialiasi Energi ke Pemda
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE), Yunus Saefulhak di sela-sela sosialisasi di Badung, Kamis (1/11/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT), dan konservasi energi di Indonesia yang menunjang kebijakan energi nasional.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) melakukan sosialisasi jasa layanan sebagai Badan Layanan Umum (BLU) kepada pemerintah daerah.

Salah satu pemda yang telah memanfaatkan EBT adalah Pemprov Bali, dengan solar PV rooftop dan tenaga angin selain menggunakan listrik dari PLN.

Acara ini diikuti setidaknya 60 lebih kepala dinas dari pemda yang ada di Indonesia.

Kepala P3TKEBTKE, Yunus Saefulhak, menjelaskan bahwa konsep EBT telah digunakan Pemprov Bali.

Dengan memadukan 3 energi yakni solar PV dari matahari, angin, dengan listrik PLN.

“Jadi saat solar PV dari matahari masuk dan dari angin masuk, maka listrik dari PLN bisa dihemat. Terbukti dengan EBT ini, pemerintah Bali bisa lebih hemat 50 persen,” sebutnya di Soverign, Badung, Kamis (1/11/2018).

Hal ini pun diharapkan menjadi contoh bagi pemda lain, untuk memasang Solar PV di atas rooftopnya.

Bahkan bisa dipadukan dengan energi lain, seperti hidro dan angin untuk efisiensi pembayaran listrik dari PLN.

Yunus, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Bali memiliki beberapa potensi pengembangan EBT.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved