Situs Sangiran, Menguak Tabir Manusia Purba Pertama di Jawa

Jika Anda berwisata ke wilayah Solo, tentu banyak destinasi wisata menarik yang dapat Anda kunjungi

Situs Sangiran, Menguak Tabir Manusia Purba Pertama di Jawa
Tribun Bali/Ady Sucipto
Museum Sangiran, Kabupaten Sragen, memiliki koleksi puluhan ribu artefak. 

TRIBUN-BALI.COM, SRAGEN - Jika Anda berwisata ke wilayah Solo, tentu banyak destinasi wisata menarik yang dapat Anda kunjungi.

Sebut saja Keraton Solo, Kampung Batik Lawean, Pasar Klithikan, sampai Pasar Klewer.

Namun, jika Anda ingin berwisata sekaligus menambah pengetahuan tentang perjalanan masa pra sejarah manusia purba di Jawa, berkunjunglah ke Purba Sangiran'>Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran di Kabupaten Sragen.

Letaknya relatif dekat dengan Kota Solo, jika ditempuh dari Terminal Tirtonadi jarak tempuhnya sekitar 15 kilometer.

Apabila menggunakan sepeda motor atau mobil waktu tempuhnya kurang lebih sekitar 30-40 menit dengan catatan kondisi lalu lintas lancar. 

Di situs Sangiran, setiap pengunjung cukup membayar tiket yang ramah di kantong yakni lima ribu rupiah per orang.

Situs ini buka setiap hari, dari Selasa sampai Minggu, kecuali Senin (libur).

Di sini Anda akan menemukan berbagai pengetahuan menarik, khususnya perjalanan manusia purba di Jawa.

Saat Tribun Bali berkesempatan berkunjung ke Situs Sangiran, Kamis (1/11/2018), kami disambut langsung oleh Kepala Seksi Pemanfaatan Museum Sangiran Iwan Setiawan Dimas.

Iwan mengungkapkan, Situs Sangiran adalah situs warisan dunia yang ditetapkan oleh Unesco sejak tahun 1996.

Halaman
12
Penulis: Ady Sucipto
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved