Tahun 2018 UMK Bangli Naik 8,03 Persen Jadi Rp 2.299.152

Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) mendatang akan mengalami peningkatan sebesar 8,03 persen

Tahun 2018 UMK Bangli Naik 8,03 Persen Jadi Rp 2.299.152
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kepala Seksi Hubungan Industrial Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli, Tjokorda Gede Agung Panji. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) mendatang akan mengalami peningkatan sebesar 8,03 persen atau sekitar Rp 170 ribu.

Peningkatan ini akan mulai diberlakukan pada awal tahun 2019 mendatang.

Kepala Seksi Hubungan Industrial Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bangli, Tjokorda Gede Agung Panji, saat dikonfirmasi Kamis (1/11/2018) membenarkan hal itu.

Peningkatan UMK tahun 2019, jelasnya, merupakan kesepakatan antara Dinas Koperasi bersama Dewan Pengupahan Kabupaten Bangli.

“Ya, hari ini sudah disepakati UMK Bangli meningkat menjadi Rp 2.299.152, dan rencananya mulai diterapkan tahun 2019 bulan Januari,” ucapnya.

Dasar penghitungan dalam peningkatan UMK, lanjut Tjok Panji, sejatinya mengacu pada survei kebutuhan hidup layak (KHL).

Namun, hal tersebut sudah dianggap tidak begitu akurat.

Sehingga sejak tahun 2015 penghitungan peningkatan UMK mengacu pada PP nomor 78 tahun 2015, melalui penjumlahan tingkat inflasi secara nasional dan Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional.

“Seluruhnya merupakan data dari badan statistik nasional. Berdasarkan data, tingkat inflasi secara nasional yakni 2,88 persen dan PDB secara nasional yakni 5,15 persen. Dari jumlah keduanya, sebesar 8,03 persen dikalikan UMK tahun berjalan,” paparnya.

Tjok Panji mengatakan, UMK di Bangli tiap tahunnya selalu mengalami peningkatan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved