Paguyuban Korban UU ITE Adakan Acara dan Nyatakan Tiga Hal Ini

Paguyuban Korban UU ITE (PAKU ITE) menggelar pertemuan yang membahas tentang undang-undang ITE

Paguyuban Korban UU ITE Adakan Acara dan Nyatakan Tiga Hal Ini
Tribun Bali/Ahmad Firizqi Irwan
Paguyuban Korban UU ITE (Paku ITE) menggelar pertemuan yang membahas tentang undang-undang ITE pada Minggu (4/11/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - UU ITE'>Paguyuban Korban UU ITE (Paku ITE) menggelar pertemuan yang membahas tentang undang-undang ITE pada Minggu (4/11/2018) siang.

Bertempat di Warung Bucu, Jalan Umalas II Nomor 67, Umalas, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali, Paku ITE bersama Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet), menginisiasi wadah bagi para korban UU ITE.

Dimana pertemuan dan diskusi santai ini untuk saling menguatkan, berjejaring bersama para korban dan mengadvokasi bersama terkait dengan UU ITE.

Muhammad Arsyad Koordinator Paku ITE mengatakan, paguyuban ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban.

"Kami hadir sebagai paguyuban ini untuk memberikan advokasi terhadap masyarakat yang menjadi korban. Tetapi kami hadir pun, tetap selektif. Kami melihat korban-korban yang terjerat UU ITE itu, apakah mereka memang terjerat UU ITE karena bentuk kritikan atau mencari keadilan," ujarnya.

Sebelumnya, sejak UU ITE pertama kali diundangkan pada tahun 2008, banyak masyarakat yang sudah menjadi korban.

Dalam catatan SAFEnet sampai tanggal 31 Oktober 2018, terdapat sekitar 381 korban yang dijerat dengan UU ITE khususnya pada pasal 27 ayat 3 dan pasal 28 ayat 2.

Sebanyak 90 persen masyarakat yang terkena UU ITE dijerat dengan tuduhan pencemaran nama baik, dan sisanya dengan tuduhan hatespeech atau ujaran kebencian.

Namun pada kenyataannya, banyak dari pelapor yang berasal dari kalangan pejabat, aparat, dan pemodal.

Halaman
12
Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved