4 Alat Pendeteksi Bencana Rusak, Warga Waswas Musim Penghujan Datang

Rencana perbaikan alat early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini yang terpasang di Desa Abang Batudinding

4 Alat Pendeteksi Bencana Rusak, Warga Waswas Musim Penghujan Datang
Istimewa
LONGSOR - Evakuasi material longsor di jalan jurusan Abang Batudinding menuju Buahan, Kecamatan Kintamani, belum lama ini. Empat alat pendeteksi bencana tidak berfungsi secara optimal. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Rencana perbaikan alat early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini yang terpasang di Desa Abang Batudinding, Kintamani hingga kini tak kunjung dilakukan.

Padahal EWS yang terpasang di empat titik ini berfungsi vital sebagai pendeteksi dini saat terjadi banjir bandang serta pergerakan tanah.

Kasi Kedaruratan Bencana dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli, I Ketut Agus Sutapa tidak memungkiri bahwa kondisi empat titik EWS di Desa Abang Batudinding kurang berfungsi secara optimal.

Namun, ia kurang mengetahui sejak kapan alat itu tidak berfungsi.

Agus juga menegaskan jika upaya perbaikan sudah sempat dikoordinasikan, meski belum mendapatkan jawaban.

“Kami sudah anggarkan biaya pemeliharaannya, serta sudah sempat hubungi pihak UGM (Univesitas Gajah Mada), namun belum ada jawaban,” ucapnya, Minggu (4/11/2018).

Jelas Agus Sutapa, alat tersebut merupakan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2016, yang didesain oleh UGM.

Sebab itu jika terjadi kerusakan, hanya pihak UGM selaku teknisi yang bisa melakukan perbaikan.

“Inilah kesulitannya karena hanya UGM bisa. Sekarang sama sekali tidak bisa berfungsi, utamanya tidak bisa memberikan sinyal ke kantor BPBD Bangli apabila terjadi getaran tanah. Demikian pula dengan sirine pada alat itu juga tidak berfungsi,” katanya.

Kata Agus Sutapa, belum sempatnya teknisi UGM melakukan perbaikan EWS lantaran memprioritaskan perbaikan EWS pada daerah-daerah lain dengan ancaman tinggi.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved