Kisah Kompol Made Raka Selamatkan Korban Amuk Massa di Ubud, Akui Kena Pukulan & Tendangan

Dua orang lelaki masing-masing Seniman (21) dan Anan (18) dihajar massa di lokasi kejadian karena dituduh melakukan tindak kejahatan, oleh orang asing

Kisah Kompol Made Raka Selamatkan Korban Amuk Massa di Ubud, Akui Kena Pukulan & Tendangan
Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Peristiwa main hakim sendiri terhadap dua orang lelaki terjadi di Jalan Hanoman, Ubud, Gianyar, pukul 16.00 Wita, Sabtu (3/11/2018).

Dua orang lelaki masing-masing Seniman (21) dan Anan (18) dihajar massa di lokasi kejadian karena dituduh melakukan tindak kejahatan, oleh orang asing bernama Viktoria (22) usai menarik uangnya di ATM BCA, Jalan Hanoman, Ubud.

Sontak, kedua pria malang tersebut diamuk massa.

Tampak juga di beberapa video Facebook yang tersebar, tubuh dan wajah korban tampak mendapatkan bogem mentah dari massa yang belum tahu kronologi kejadian.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ubud Kompol I Made Raka Sugita, Minggu, (4/11/2018) malam tadi, membenarkan kejadian tersebut.

Dia menjelaskan, orang asing tersebut mengalami kesalahan pahaman karena menduga kedua korban mengintip passwordnya dan menggunakan kartu atm palsu untuk menarik uangnya.

Dari kecurigaan itu, kemudian Viktoria kemudian berteriak dan datang banyak massa sehingga memukul kedua korban membabi buta.

Namun pada saat kejadian, Kapolsek Ubud ini tengah melintasi tkp dan langsung melihat secara langsung kejadian tersebut.

Dia juga menyuruh kepada warga sekitar agar tidak memukul dan melarang warga untuk main hakim sendiri.

Bahkan Kapolsek mengaku sempat mengatakan kepada massa bahwa dirinya seorang polisi dan akan mengamankan kedua orang tersebut.

Halaman
123
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved