Tragis, Dua Buruh Proyek Jadi Korban Salah Amuk Massa di Ubud, Dipicu Ulah Turis di ATM

Saat menarik uang di anjungan tunai mandiri (ATM) di Jalan Hanoman, Desa Padangtegal, Ubud, Sabtu (3/11), keduanya bonyok diamuk

Tragis, Dua Buruh Proyek Jadi Korban Salah Amuk Massa di Ubud, Dipicu Ulah Turis di ATM
Tribun Bali/Dwi Suputra
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Nasib apes dialami seorang buruh proyek, Seniman (21) dan temannya, Anan (18), yang tinggal di Jalan Suweta, Ubud, Gianyar.

Saat menarik uang di anjungan tunai mandiri (ATM) di Jalan Hanoman, Desa Padangtegal, Ubud, Sabtu (3/11) pukul 16.35 Wita, keduanya bonyok diamuk massa.

Padahal, Seniman dan Anan tidak memiliki kesalahan apapun dalam peristiwa ini.

Keduanya menjadi korban salah amuk massa. Keduanya ramai-ramai dipukuli warga yang tak tahu persoalan apapun.

Informasi dihimpun Tribun Bali, Minggu (4/11), kasus ini bermula saat Seniman mandapatkan transferan uang melalui ATM oleh bosnya, sebesar Rp 6,8 juta lebih.

Seniman pun ditugaskan oleh teman sesama buruh menarik uang tersebut, untuk kemudian dibagikan ke semua pekerja.

Saat hendak menarik uang di ATM bersama Anan, ia melihat ada seorang turis, yang diketahui bernama Viktoria Erlacher (24), tengah menarik uang di ATM.

Seniman dan Anan pun menunggu hingga turis tersebut keluar.

Ilustrasi skimming ATM
Ilustrasi ATM (Line Today)

Saat Viktoria keluar dari ATM, Seniman masuk ke dalam untuk menarik uang.

Saat transaksi pertama, Seniman menarik uang senilai Rp 2 juta. Lantaran tidak bisa memegang uang sendirian, ia meminta bantuan temannya.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved